Jabaran.id – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, SMPN 21 Depok menggelar serangkaian perlombaan unik yang dirancang untuk memperkuat tali silaturahmi dan nilai kebersamaan seluruh keluarga besar sekolah. Kegiatan yang dibagi dalam dua format, yakni lomba online dan offline, akan melibatkan partisipasi aktif dari seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga staf.
Ketua pelaksana kegiatan, Yudi Susanto menjelaskan bahwa konsep perlombaan ini sengaja dirancang berkelompok untuk menanamkan nilai-nilai kolaborasi.

“Semua jenis perlombaan dilakukan secara berkelompok (kerjasama tim) dengan tujuan untuk meningkatkan rasa kebersamaan, kekompakan dan kerjasama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi, meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan, serta memupuk semangat kebersamaan seluruh warga SMPN 21 Depok.
Rangkaian acara akan dimulai dengan lomba online yang berlangsung dari 1 hingga 15 Agustus 2025. Pada fase ini, peserta akan mengasah kreativitas dan kecintaan pada budaya bangsa melalui sejumlah cabang lomba, yaitu Pembuatan video tarian daerah, Pembuatan video menyanyikan lagu tradisional Indonesia, Membuat motif batik pada kain kanvas, dan Lomba menghias kelas.
“Lomba menghias kelas diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih semangat dan penuh nuansa merah putih,” katanya.
Kemeriahan berlanjut ke lomba offline pada 19 dan 20 Agustus 2025 yang menjanjikan gelak tawa dan tantangan seru. Berbagai permainan yang mengutamakan kerja tim telah disiapkan, seperti Oper air menggunakan baskom, Oktofus, Squid game, Lomba estafet sarung, Corong ayam, Games peras air, dan Caterpillar. Berbeda dengan lomba tradisional, pilihan permainan ini terinspirasi dari budaya populer dan permainan tradisional yang dimodifikasi, menuntut strategi dan koordinasi yang solid dari setiap tim.

Kepala SMPN 21 Depok, Kania Rakhmawaty menuturkan, penyelenggaraan acara ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara para guru dan siswa.
“Panitia lomba 17. Guru berkolaborasi dengan OSIS SMPN 21 Depok,” jelas Kania.
Kolaborasi ini tidak hanya dalam hal penyelenggaraan tetapi juga dalam hal peserta. Yang membedakan perayaan kali ini adalah cakupan pesertanya yang sangat inklusif, melibatkan seluruh Warga SMPN 21 Depok: kepala sekolah, guru, staff, caraka dan seluruh siswa kls VII,VIII,IX.
Melalui dinamika kelompok dalam setiap lomba, panitia berharap dapat tercipta interaksi yang positif.
“Perlombaan yang melibatkan banyak orang dalam satu tim mendorong interaksi dan kerja sama, mempererat hubungan antar peserta dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap tim dan tujuan bersama,” pungkas Kania. (*)
