Jabaran.id – Di momen hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, SMPN 22 Depok menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan pengorbanan sejak dini. Sekolah yang berlokasi di wilayah Kota Depok ini pada tahun 2026 melaksanakan penyembelihan dua ekor sapi sebagai wujud ibadah kurban yang melibatkan para guru dan siswa.
Kepala SMPN 22 Depok, Titik Sunarsih, mengungkapkan bahwa perolehan hewan kurban tahun ini berasal dari dua sumber yang berbeda.

“Dari 7 guru digabung menjadi 1 sapi dengan ikhlas melaksanakan kurban di sekolah,” ujar Titik.
Ia melanjutkan bahwa selain dari para guru, pihak sekolah juga memfasilitasi siswa yang ingin belajar dan berlatih pelaksanaan ibadah kurban.
“Latihan anak kurban di sekolah juga dapat 1 sapi,” tambahnya.
Titik Sunarsih secara komprehensif menjelaskan bahwa pelibatan siswa dalam prosesi kurban bukan tanpa tujuan. Pihak sekolah sengaja merancang kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran langsung bagi para peserta didik tentang tata cara penyembelihan sesuai syariat, mulai dari persiapan hewan, proses pemotongan yang benar, hingga tahap pendistribusian daging. Hal ini sejalan dengan upaya sekolah untuk memfasilitasi kebutuhan siswa tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga pembinaan spiritual dan sosial.
Ia menyampaikan fakta bermanfaat bahwa seluruh rangkaian kegiatan kurban di SMPN 22 Depok dilaksanakan dengan melibatkan warga sekolah secara kolektif, mulai dari guru, staf, komite sekolah, hingga para siswa. Proses kepanitiaan yang berjalan dinilai mampu mempererat rasa kebersamaan di antara seluruh elemen sekolah. Selain itu, daging kurban yang telah diolah didistribusikan kepada siswa yang berhak serta warga sekitar sekolah sebagai wujud kepedulian sosial.
Titik Sunarsih berharap nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah kurban dapat terus hidup di kalangan siswa.
“Harapan dari saya, berbagi itu dimulai dari dini. Saling memberi dan saling menghargai itu indah,” tuturnya dengan penuh keyakinan.
Sebagai penutup, Kepala SMPN 22 Depok tersebut menyampaikan apresiasi dan harapannya bagi keberlangsungan program-program sekolah ke depan.
“Semoga SMPN 22 Depok tetap kompak dalam menjalankan program dan kegiatan di sekolah demi memfasilitasi kebutuhan siswa. Terima kasih pada orang tua dan komite serta warga sekolah yang telah mendukung program dan kegiatan sekolah,” pungkas Titik Sunarsih. (*)
