HomePendidikanSMPN 30 Depok Matangkan Program "30 Asri" dan "Tangkas" untuk Wujudkan Generasi...

SMPN 30 Depok Matangkan Program “30 Asri” dan “Tangkas” untuk Wujudkan Generasi Unggul

Jabaran.id – SMPN 30 Depok menggelar sosialisasi program sekolah yang melibatkan seluruh orang tua siswa kelas VII, VIII, dan IX. Kegiatan yang rutin diadakan setiap tahun ini menjadi momen strategis bagi sekolah untuk memperkuat kolaborasi dengan orang tua dalam mendukung proses pendidikan siswa.

Kepala SMPN 30 Depok, Asri Khaerunisa, yang baru menjabat sejak Maret 2026, menyampaikan bahwa sosialisasi kali ini memiliki makna penting karena menjadi ajang pertemuan perdana dengan seluruh koordinator kelas IX dari sembilan rombongan belajar (rombel) di bawah kepemimpinannya .

“Ini merupakan momentum untuk bertemu dan bersinergi dengan seluruh koordinator kelas. Saya berharap ke depan kita bisa bekerja sama dengan baik untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi para siswa,” ujar Asri dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Asri menjelaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan peran sekolah. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara tiga pilar utama, yaitu sekolah, orang tua, dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi untuk mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan.

- Advertisement -

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan orang tua dan lingkungan masyarakat. Kami ingin membangun komunikasi yang baik agar program-program yang kami jalankan dapat berjalan optimal,” tegasnya.

Visi Unggul, Berkarakter, dan Peduli Lingkungan

Pada kesempatan tersebut, Asri Khaerunisa kembali menegaskan visi SMPN 30 Depok yang ingin diwujudkan, yakni menjadi sekolah yang unggul, berkarakter, dan peduli lingkungan. Visi ini menjadi panduan bagi seluruh civitas akademika dalam menjalankan berbagai program dan kegiatan.

Menurutnya, untuk mewujudkan visi tersebut, diperlukan komitmen dari seluruh warga sekolah dan dukungan dari para orang tua. Asri berharap orang tua dapat berperan aktif dalam mendampingi anak-anak di rumah, selaras dengan pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Inilah yang akan membentuk generasi penerus yang berkualitas,” jelasnya.

Motto “Tangkas” sebagai Jiwa Sekolah

SMPN 30 Depok mengusung motto “Tangkas” yang merupakan akronim dari Tangguh, Gigih, Kreatif, Antusias, dan Sportif. Motto ini dijadikan sebagai semangat dan karakter dasar yang harus dimiliki oleh setiap siswa. Asri menjelaskan, motto ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam berperilaku, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat .

“Kami menanamkan nilai-nilai Tangkas kepada seluruh siswa. Kami ingin mereka menjadi pribadi yang tangguh dalam menghadapi tantangan, gigih dalam meraih prestasi, kreatif dalam berpikir, antusias dalam belajar, dan sportif dalam berkompetisi,” ucapnya.

Sebagai sekolah tematik olahraga, SMPN 30 Depok memiliki konsentrasi pada pengembangan bakat dan minat siswa di bidang olahraga . Asri menjelaskan, dengan motto Tangkas, sekolah berkomitmen untuk terus membina para siswa agar dapat berprestasi di tingkat kota, nasional, hingga internasional.

“Kami memiliki tradisi prestasi di bidang olahraga yang harus terus dijaga dan ditingkatkan. Ini menjadi tantangan sekaligus amanah bagi kami untuk terus membina siswa-siswi berbakat,” tambahnya .

Program Andalan “30 Asri” untuk Lingkungan Sekolah

Salah satu program unggulan yang disosialisasikan adalah Gerakan 30 Asri, yang merupakan akronim dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Program ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif seluruh warga sekolah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan .

Asri mengungkapkan bahwa program 30 Asri terinspirasi dari gerakan serupa yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendaksmen). Program ini tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik sekolah, tetapi juga pada pembentukan karakter peduli lingkungan.

“Ketika saya pertama kali datang ke sini pada Maret 2026, kami langsung tergerak untuk mengimplementasikan gerakan ini. 30 Asri adalah upaya kami untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, bersih, dan indah bagi semua,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Asri menjelaskan bahwa program ini melibatkan seluruh elemen sekolah. Setiap kelas diberikan tanggung jawab untuk merawat area tertentu di lingkungan sekolah. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap kebersihan sekolah.

“Kami membagi lingkungan sekolah menjadi 22 titik area yang masing-masing dikelola oleh kelas. Anak-anak bertanggung jawab terhadap kebersihan, tanaman, dan memastikan tidak ada sampah berserakan di area mereka,” paparnya.

Untuk mendukung terciptanya lingkungan yang asri, SMPN 30 Depok juga berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam program pemilahan sampah. Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi siswa melalui program pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Selain itu, sekolah juga aktif dalam program Gerakan Toilet Layak (Getol) yang digagas oleh Pemerintah Kota Depok untuk memastikan ketersediaan fasilitas sanitasi yang layak bagi seluruh warga sekolah .

“Ini adalah bagian dari aksi nyata kami untuk lingkungan. Kami juga mendukung program Getol dari pemerintah kota. Kami ingin semua fasilitas di sekolah, termasuk toilet, layak dan bersih untuk digunakan,” terangnya. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here