HomePendidikan168 Pelajar SMPN 22 Depok Adu Kemampuan di Bulan Bahasa, dari Stand...

168 Pelajar SMPN 22 Depok Adu Kemampuan di Bulan Bahasa, dari Stand Up Comedy hingga Nulis Aksara Sunda

Jabaran.id — Semangat melestarikan bahasa dan budaya kembali digelorakan SMPN 22 Depok melalui peringatan Bulan Bahasa. Kegiatan yang menjadi salah satu program sekolah sekaligus bentuk implementasi pembelajaran bahasa di sekolah ini berhasil menarik antusiasme tinggi dari para siswa.

Ketua Panitia Bulan Bahasa SMPN 22 Depok, Restylawati Mustika, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini memiliki misi besar dalam mendukung program Trigatra Bangun Bahasa. Program tersebut mencakup tiga pilar utama yang menjadi landasan dalam berbahasa, yakni mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.

SMPN 22 Depok lomba bulan bahasa 2

“Kegiatan ini mendukung Trigatra Bangun Bahasa, yaitu utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, kuasai bahasa asing,” ujar Restylawati Mustika.

- Advertisement -

Untuk mewujudkan tiga pilar tersebut, panitia telah menyiapkan berbagai mata lomba yang dikelompokkan berdasarkan mata pelajaran. Dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, terdapat tiga cabang lomba yang dipertandingkan, yaitu lomba membaca puisi, berpantun, dan stand up comedy.

Sementara itu, dari mata pelajaran Bahasa Inggris, para siswa diuji kemampuannya melalui lomba writing recount text, story telling, dan speech. Adapun dari mata pelajaran Bahasa Sunda, terdapat lomba borangan atau ngabodor sorangan, nembang pupuh, dan nulis aksara Sunda.

“Juara dari lomba di giat Bulan Bahasa ini akan menjadi bibit-bibit perwakilan sekolah untuk mengikuti lomba di tingkat yang lebih tinggi,” tambah Restylawati.

SMPN 22 Depok lomba bulan bahasa 3

Menurutnya, keberagaman mata lomba ini dirancang agar setiap siswa dapat mengeksplorasi potensi diri sesuai dengan minat dan bakatnya. Tidak hanya terbatas pada kemampuan berbahasa secara lisan, tetapi juga keterampilan menulis dan memahami budaya lokal. Hal ini sejalan dengan tujuan pembelajaran bahasa yang menekankan keseimbangan antara aspek pengetahuan dan keterampilan praktis.

Restylawati juga memaparkan bahwa kegiatan Bulan Bahasa tahun ini diikuti oleh perwakilan dari setiap kelas di setiap jenjang. Total peserta yang berpartisipasi mencapai 168 orang, yang terdiri atas siswa-siswi terpilih dari berbagai tingkat kelas. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat dan kesiapan para siswa dalam mengikuti kompetisi berbahasa.

“Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari setiap kelas di setiap jenjang mencapai jumlah 168 peserta,” jelasnya.

Lebih lanjut, Restylawati menyampaikan bahwa Bulan Bahasa bukan sekadar ajang perlombaan semata. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, sekaligus menjaga kelestarian bahasa daerah sebagai warisan budaya. Di sisi lain, penguasaan bahasa asing juga menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan global.

“Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat lebih menghargai bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, mencintai bahasa daerah sebagai identitas budaya, dan menguasai bahasa asing sebagai jendela pengetahuan,” papar Restylawati.

SMPN 22 Depok lomba bulan bahasa 1

Restylawati berharap para juara yang nantinya terpilih dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi. Ia meyakini bahwa melalui pembinaan yang berkelanjutan, siswa-siswi SMPN 22 Depok mampu bersaing dan meraih prestasi membanggakan di ajang yang lebih luas.

“Kami berkomitmen untuk terus membina para juara agar mereka siap menjadi perwakilan sekolah di tingkat yang lebih tinggi,” pungkas Restylawati. (*)

TERBARU

spot_img
spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here