HomeEkbis3.500 Sapi Disiapkan Mall Hewan Qurban untuk Iduladha 1447 H

3.500 Sapi Disiapkan Mall Hewan Qurban untuk Iduladha 1447 H

Jabaran.id – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, ketersediaan hewan kurban menjadi perhatian utama. Mall Hewan Qurban milik Haji Doni menyiapkan stok besar hingga 3.500 ekor sapi guna memenuhi lonjakan permintaan masyarakat.

Sejak Januari hingga Mei 2026, ribuan sapi tersebut berhasil dikumpulkan dari sedikitnya enam provinsi di Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi keterbatasan pasokan sapi lokal yang kerap terjadi menjelang Iduladha.

“Total ada sekitar 3.500 ekor sapi yang sudah kami siapkan. Memang tidak mudah, karena ketersediaan di tingkat peternak lokal cukup terbatas,” ujar Haji Doni saat ditemui di outlet Mall Hewan Qurban di Kawasan Kelapa dua, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Rabu, 6 Mei 2026.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sapi-sapi didatangkan dari berbagai provinsi seperti NTT, NTB, Bali, Jawa, hingga Sumatera. Totalnya, proses pengumpulan melibatkan hampir enam provinsi sebelum akhirnya terkumpul ribuan ekor sapi.

- Advertisement -

Tak hanya sapi lokal, Mall Hewan Qurban juga menyediakan sapi impor asal Australia. Namun, Haji Doni menegaskan bahwa penyembelihan sapi impor tidak bisa dilakukan sembarangan.

“Sapi impor harus dipotong di rumah potong hewan (RPH) dengan sistem tertutup, tidak bisa di masjid atau tempat umum,” jelasnya.

Dari sisi jenis, pilihan sapi yang tersedia cukup beragam. Mulai dari Belgian Blue, Santa Gertrudis, Shorthorn, White Brahman, hingga Limousin dan Simmental. Variasi ini didukung oleh peningkatan kualitas genetik yang juga mendapat dukungan dari pemerintah.

Untuk harga, sapi kurban dijual mulai dari Rp17 juta hingga lebih dari Rp100 juta, tergantung jenis dan bobot. Bahkan, transaksi dengan nilai fantastis juga terjadi.

“Penjualan tertinggi ada yang mencapai Rp150 juta. Baru-baru ini juga ada artis membeli sapi jenis Santa Gertrudis seharga Rp125 juta dengan bobot 1,25 ton,” ungkapnya.

Menariknya, tren pembelian juga datang dari luar negeri, khususnya kawasan Timur Tengah. Kondisi konflik yang terjadi membuat sejumlah warga dari Qatar, Dubai, Uni Emirat Arab, hingga Arab Saudi memilih berkurban di Indonesia.

“Permintaan dari Timur Tengah hampir mencapai 500 ekor. Mereka kesulitan distribusi di negaranya, jadi memilih kurban di sini,” kata Haji Doni.

Di sisi lain, faktor pakan juga menjadi tantangan tersendiri. Selama proses penggemukan (fattening) sekitar 150 hari, pertumbuhan bobot sapi (ADG) sangat dipengaruhi oleh kualitas dan pola pakan.

Meski kondisi ekonomi saat ini dinilai belum stabil, penjualan hewan kurban tetap menunjukkan tren positif. Hingga H-20 Iduladha, sekitar 2.200 ekor sapi telah terjual dari total 3.500 ekor.

“Artinya ibadah kurban tidak terlalu terpengaruh kondisi ekonomi,” ujarnya.

Saat ini, Mall Hewan Qurban mengoperasikan empat outlet di wilayah Cileungsi, Tapos Depok, Cisalak, serta satu lokasi tambahan di Lampung.

Dari segi minat pasar, sapi dengan harga Rp20 juta hingga Rp25 juta menjadi yang paling diminati. Meski demikian, segmen harga Rp50 juta hingga Rp70 juta juga mulai menunjukkan peningkatan permintaan.

“Secara umum, yang paling banyak dicari tetap di bawah Rp25 juta,” tutup Haji Doni.

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here