HomeJabarDP3AP2KB Kota Depok Libatkan LKP Melati Santina Utama Gelar Pelatihan untuk Perempuan...

DP3AP2KB Kota Depok Libatkan LKP Melati Santina Utama Gelar Pelatihan untuk Perempuan Penyintas KDRT

Jabaran.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok menyelenggarakan program pelatihan keterampilan menjahit dan boga khusus bagi perempuan penyintas Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Kegiatan yang melibatkan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Melati Santina Utama ini bertujuan memberikan bekal keterampilan produktif bagi para peserta.

Efril Fouriadina, Pimpinan LKP Melati Santina Utama, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang secara komprehensif.

“Kami memberikan materi lengkap mulai dari pengenalan peralatan jahit, pembuatan pola, hingga pembuatan busana sesuai keinginan peserta. Tidak hanya itu, kami juga memberikan pelatihan memasang mesin obras beserta penggunaannya, serta materi pendukung seperti fotografi dan digital marketing,” ujar Efril.

Untuk pelatihan boga, peserta diajarkan berbagai varian masakan kekinian yang memiliki nilai jual tinggi.

- Advertisement -

“Kami mengajarkan pembuatan puding lumut gula aren, gyoza, nasi uduk, chicken wing, hingga donat. Semua materi dipilih karena memiliki potensi ekonomi yang baik,” tambah Efril.

Program yang digagas DP3AP2KB Kota Depok ini secara khusus menyasar perempuan penyintas KDRT.

“Kegiatan pelatihan ini bertujuan memberikan keterampilan atau keahlian bagi perempuan agar lebih produktif. Keterampilan ini bisa menjadi bekal penting untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri,” jelas Efril.

Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada transfer keterampilan teknis, tetapi juga memberikan pendampingan intensif. Seluruh pelatih yang terlibat berasal dari LKP Melati Santina Utama yang berpengalaman di bidangnya.

“Kami berkomitmen memberikan pendampingan terbaik agar peserta benar-benar menguasai materi yang diberikan,” tegas Efril.

Program pemberdayaan ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret dalam membantu perempuan penyintas KDRT untuk bangkit dan mandiri secara ekonomi. Dengan bekal keterampilan yang diberikan, diharapkan peserta dapat menciptakan peluang usaha sendiri atau bahkan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

“Harapan kami, keterampilan yang didapat bisa menjadi modal berharga untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Kami ingin melihat peserta bisa mandiri secara finansial melalui usaha yang mereka kembangkan dari pelatihan ini,” pungkas Efril. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here