Jabaran.id – SMA Perjuangan Terpadu menggelar Smajufest chapter III, sebuah ajang tahunan yang bertujuan memperkenalkan sekolah sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi bakat dan prestasi. Acara yang berlangsung dari 10 hingga 17 Mei 2025 ini diikuti oleh pelajar dari berbagai jenjang pendidikan se-Jabodetabek, mencakup SMP, MTs, SMA, dan SMK.
Menurut Ketua Panitia Smajufest III, Fifi Rofiatul Adawiyah kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana promosi sekolah, tetapi juga menyediakan wadah kompetisi yang mendorong siswa untuk berprestasi.

“Smajufest chapter III diselenggarakan untuk memperkenalkan SMA Perjuangan Terpadu ke seluruh sekolah di Jabodetabek. Sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa-siswa untuk mengembangkan potensi mereka,” ujarnya.
Smajufest III menghadirkan berbagai lomba dan pertunjukan yang menarik. Di bidang olahraga, terdapat lomba futsal dengan 20 tim SMA dan 20 tim SMP, lomba basket delapan peserta, serta lomba Paskibra yang diikuti oleh 42 kelompok. Sementara itu, di bidang seni dan teknologi, digelar lomba tari daerah dengan 10 peserta dan lomba e-sport yang menarik minat 20 tim.
Selain kompetisi, acara ini juga menampilkan berbagai penampilan ekstrakurikuler (ekskul) SMA Perjuangan Terpadu, serta hasil karya siswa dalam pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
“Kami ingin menunjukkan bahwa sekolah kami tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan kreativitas dan karakter siswa,” tambah Fifi.
Kepala SMA Perjuangan Terpadu, Edi Triyono menyampaikan bahwa Smajufest telah menjadi agenda rutin yang konsisten diadakan selama tiga tahun terakhir. Ia berharap, melalui kegiatan ini, sekolahnya dapat semakin dikenal sebagai salah satu sekolah terbaik di Depok yang mampu menjadi tempat ideal bagi siswa untuk meraih prestasi.
“Harapannya, SMA Perjuangan Terpadu menjadi salah satu sekolah unggulan di Depok dan menjadi wadah yang tepat bagi siswa untuk mengembangkan diri,” tegas Edi.
Dengan antusiasme peserta yang tinggi dan ragam kegiatan yang menarik, Smajufest III diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat jejaring antar-sekolah di wilayah Jabodetabek. Acara ini juga menjadi bukti komitmen SMA Perjuangan Terpadu dalam mendukung pendidikan holistik yang mengintegrasikan akademik, seni, olahraga, dan teknologi. (*)
