Jabaran.id– Ancaman penyalahgunaan narkoba tidak hanya mengincar kalangan dewasa, melainkan juga berpotensi merambah ke anak-anak usia sekolah dasar (SD). Menyikapi hal tersebut, SDN Baktijaya 5 Depok menggelar kegiatan penyuluhan bahaya narkoba bagi siswa kelas V dan VI sebagai upaya pencegahan dini. Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan tentang dampak buruk narkoba sekaligus strategi menolak pengaruh negatif dari lingkungan.
Kepala SDN Baktijaya 5, Sri Lestari, menegaskan pentingnya edukasi sejak dini terkait bahaya narkoba.

“Seiring perkembangan zaman, anak-anak juga rentan terpapar ancaman narkoba. Oleh karena itu, sekolah harus mengambil peran aktif dalam memberikan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, cara menghindarinya, serta pentingnya menjaga kesehatan dan perilaku positif,” ujarnya.
Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di lapangan sekolah pada pagi hari, dipilih untuk menciptakan suasana nyaman dan kondusif bagi siswa. Miriawan, narasumber dari Tim Penyuluhan DPW GMDM Kota Depok, hadir sebagai pemateri dengan tema ‘Peran Sekolah dalam Memberantas Narkoba Menuju Kota Depok Bersinar (Bersih Narkoba).’
Melalui pendekatan interaktif dan bahasa yang mudah dipahami, siswa dikenalkan pada jenis-jenis narkoba, dampak buruknya terhadap kesehatan, pendidikan, serta masa depan. Tidak hanya itu, mereka juga dibekali keterampilan praktis untuk menolak ajakan atau tekanan teman sebayanya yang berkaitan dengan narkoba.
Kegiatan ini dinilai sukses memberikan dampak positif bagi peserta didik. Sekolah berkomitmen menjadikan program ini sebagai bagian dari edukasi berkelanjutan guna membentengi siswa dari bahaya narkoba.
“Siswa tidak hanya mendapat informasi, tetapi juga termotivasi untuk menjadi agen perubahan di lingkungan mereka,” jelas Sri Lestari.
“Semoga dengan penyuluhan ini, siswa SDN Baktijaya 5 tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari narkoba. Mari dukung upaya bersama menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang aman dari ancaman narkoba,” pungkasnya. (*)
