Jabaran.id – Suasana khidmat dan penuh kebahagiaan menyelimuti SMPN 29 Depok saat menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah/2025 Masehi, Kamis 11 September 2025. Acara ini tak hanya menjadi momen untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga sekaligus menjadi peresmian panggung kreasi sekolah yang telah dinanti-nanti.
Kepala SMPN 29 Depok, Titik Sunarsih, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.

“Tema yang diusung dalam acara Maulid Nabi kali ini adalah ‘meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari dengan membangun generasi emas berakhlak mulia’,” ujarnya.
Melalui tema ini, sekolah berupaya menanamkan nilai-nilai kebaikan dan budi pekerti luhur kepada para siswa agar mereka tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.
Acara yang dipadati oleh siswa, guru, dan staf sekolah ini menghadirkan penceramah terkemuka, Ustad Abdurahman, yang juga menjabat sebagai Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMP Pendidikan Agama Islam (PAI) Kota Depok. Dalam ceramahnya, Ustad Abdurahman menekankan pentingnya mencontoh sikap dan perilaku Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, rumah, maupun masyarakat.
Salah satu momen paling berkesan dari acara ini adalah kegiatan makan bersama, yang juga menjadi wujud nyata dari nilai kebersamaan dan kepedulian. Para siswa yang mampu diimbau untuk membawa dua porsi makanan.
“Satu paros untuk diri sendiri, dan satu lagi dibagikan ke siswa lain yang tidak membawa, atau bahkan dibagikan ke orang-orang di sekitar sekolah,” ungkap Titik.
Inisiatif ini mendapatkan sambutan hangat dan menunjukkan semangat berbagi yang tinggi di kalangan siswa SMPN 29 Depok.

Tidak hanya sebatas perayaan keagamaan, acara ini juga menjadi momentum peresmian panggung kreasi sekolah. Titik Sunarsih menyampaikan antusiasmenya terhadap keberadaan fasilitas baru ini.
“Panggung ini nantinya bisa jadi wadah atau arena bagi siswa untuk tampil menunjukkan potensi dan bakatnya, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik,” jelasnya.
Ia berharap panggung ini akan menjadi pusat kreativitas, di mana para siswa dapat menampilkan berbagai pertunjukan seni, bakat, dan gagasan, sehingga potensi mereka dapat terasah dengan optimal.
“Dengan adanya panggung ini, SMPN 29 Depok berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang holistik, tidak hanya fokus pada pencapaian akademis, tetapi juga pada pengembangan bakat dan karakter siswa,” katanya. (*)
