Jabaran.id – Festival Literasi Siswa (Felsi) tingkat Kota Depok secara resmi telah menyelesaikan seluruh rangkaian kompetisi yang berlangsung dengan penuh antusiasme dari para siswa. Perhelatan bergengsi ini berhasil menjaring para pemenang dari empat kategori lomba yang dipertandingkan setelah melalui proses seleksi ketat yang melibatkan puluhan talenta muda dari berbagai wilayah di Kota Depok. Sebanyak 88 siswa hadir sebagai representasi terbaik dari 11 kecamatan, membawa semangat literasi yang tinggi untuk memperebutkan gelar juara di tingkat kota.
Ketua Felsi Kota Depok, Safiah Zuhra, memberikan penjelasan mendalam mengenai teknis pelaksanaan yang dimulai sejak hari pertama pembukaan. Menurutnya, acara ini mendapatkan atensi besar dari jajaran struktural pemerintahan, di mana pembukaan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, beserta Kepala Bidang Pembinaan SD, Raden Muchamad Zakkya Fauzan, dan Kepala Seksi Kelembagaan SD, Gunawan. Kehadiran para pejabat dinas terkait ini menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap pengembangan minat dan bakat siswa di bidang literasi secara terstruktur dan berkelanjutan.
Dalam memaparkan alur kompetisi, Safiah Zuhra merinci bahwa pada hari pertama pelaksanaannya, panitia memfokuskan kegiatan pada babak penyisihan guna menyaring potensi terbaik dari seluruh peserta yang hadir. Strategi penyaringan dilakukan secara selektif untuk memastikan kualitas kompetisi tetap terjaga hingga babak final.
“Di hari pertama itu diadakan babak penyisihan untuk mencari enam besar untuk setiap kategori lomba, kecuali untuk membaca puisi kami ambil sepuluh besar. Festival Literasi Siswa tingkat Kota Depok kini telah usai digelar dan juara-juara dari empat mata lomba yang digelar telah didapatkan, di mana ini adalah kompetisi yang melibatkan 88 siswa yang merupakan perwakilan dari 11 kecamatan di Kota Depok,” ujar Safiah Zuhra dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Safiah menjelaskan bahwa Felsi bukan sekadar ajang unjuk bakat musiman, melainkan sebuah instrumen penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pada penguatan karakter dan literasi dasar.
Safiah Zuhra memaparkan beberapa fakta krusial mengenai manfaat kegiatan ini bagi masa depan akademik para siswa, di mana sertifikasi atau piagam kemenangan yang diperoleh memiliki nilai strategis dalam sistem admisi pendidikan.
“Para juara bisa memanfaatkan prestasinya untuk masuk ke jenjang pendidikan berikutnya melalui jalur prestasi. Kompetisi literasi ini merupakan sarana bagi siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, keterampilan berbicara di depan umum, serta penguasaan bahasa yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital saat ini. Kemampuan literasi yang mumpuni juga berbanding lurus dengan peningkatan skor literasi nasional yang sedang digalakkan oleh kementerian,” jelas Safiah Zuhra menambahkan fakta terkait relevansi kompetisi tersebut.
Pelaksanaan Felsi ini juga mencakup aspek teknis yang mendalam pada setiap cabang lomba, seperti cipta pantun, mendongeng, dan menulis cerita pendek, selain dari membaca puisi yang menjadi kategori dengan jumlah finalis terbanyak. Seluruh proses penjurian dilakukan secara objektif oleh tim ahli di bidangnya masing-masing untuk menjamin bahwa mereka yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas yang unggul.
“Dengan berakhirnya ajang ini, diharapkan semangat literasi di 11 kecamatan yang ada di Kota Depok dapat terus bertumbuh dan menjadi budaya di lingkungan sekolah dasar secara menyeluruh,” pungkasnya. (*)
Berikut daftar juara Felsi Kota Depok :

