Jabaran.id – SDN Pondok Cina 3 memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik namun juga sehat jasmani melalui penyelenggaraan kegiatan Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi bagi seluruh siswa. Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi sinergis dengan Puskesmas Kemirimuka ini menyasar 328 siswa dari kelas I hingga VI serta para tenaga pendidik.
Kepala SDN Pondok Cina 3, Aisyah, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis sekolah dalam memantau perkembangan menyeluruh setiap peserta didik.

“Ini adalah bagian dari program untuk memantau perkembangan tubuh dan kesehatan siswa. Jadi, pihak sekolah mengetahui perkembangan siswa, tidak hanya perkembangan akademik dan non akademik saja, tetapi tentang tumbuh kembangnya, baik dari segi fisik dan juga kesehatannya,” ujar Aisyah dengan penuh semangat.
Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sangat komprehensif. Untuk siswa, pemeriksaan meliputi parameter penting dalam tumbuh kembang anak seperti pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar kepala, serta pemeriksaan kondisi telinga, mata, dan gigi. Sementara bagi guru, pemeriksaan difokuskan pada kesehatan umum dengan mengecek tensi darah, gula darah sewaktu, dan juga kesehatan gigi.
Tidak berhenti pada pemeriksaan rutin, pada kesempatan yang sama, Puskesmas Kemirimuka juga melaksanakan program imunisasi bagi siswa kelas I dan V. Sebanyak 59 siswa kelas I mendapatkan vaksin MR (Measles/Campak dan Rubella). Vaksin ini, seperti diketahui, memiliki peran krusial dalam pencegahan penyakit campak dan rubella yang sangat menular dan dapat menyebabkan komplikasi serius. Keamanan dan efektivitas vaksin MR telah direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Sementara itu, sebanyak 42 siswa kelas V mendapatkan imunisasi HPV. Vaksin Human Papillomavirus (HPV) ini merupakan investasi kesehatan jangka panjang untuk melindungi generasi muda dari infeksi virus penyebab utama kanker serviks dan kanker terkait HPV lainnya. Penting untuk diketahui bahwa vaksin HPV dapat diberikan pada anak laki-laki dan perempuan, baik di sekolah maupun di fasilitas kesehatan seperti puskesmas. (*)
