Jabaran.id – Gelaran Musyawarah Besar (Mubes) Palang Merah Remaja (PMR) SMPN 26 Depok baru saja mencatatkan sejarah kepemimpinan baru yang impresif. Calista Alya Radhiyyah resmi terpilih sebagai Ketua PMR masa bakti 2026/2027 setelah berhasil meraih kemenangan telak dalam pemilihan demokratis yang digelar di lingkungan sekolah. Bersama pasangannya, Nizham Ridho Shidqi, Calista sukses mengantongi dukungan mayoritas dengan perolehan 62 suara dari total 88 pemilih yang menggunakan hak suaranya dalam bilik suara.
Keberhasilan Calista dan Nizham dalam meyakinkan pemilih tidak lepas dari pemaparan visi dan misi yang dinilai mampu menjawab tantangan organisasi ke depan. Setelah melalui proses penghitungan suara yang transparan, pasangan ini langsung menjalani prosesi pelantikan khidmat yang dipimpin oleh perwakilan pengurus PMI Kota Depok, Sarah Aprilia, S.Kep. Dengan pelantikan tersebut, tongkat estafet kepemimpinan kini resmi berada di tangan Calista dan Nizham untuk membawa PMR SMPN 26 Depok ke arah yang lebih progresif.

Kepala SMPN 26 Depok, Ahmad Sujai, dalam sambutannya memberikan penekanan khusus atas terpilihnya kepemimpinan baru ini. Beliau menyampaikan bahwa kemenangan ini merupakan amanah besar yang menuntut pembuktian nyata di lapangan.
Kepada Calista dan Nizham, serta seluruh peserta, ia menegaskan bahwa menjadi pemimpin bukan tentang jabatan, tetapi tentang kesiapan untuk melayani. PMR menurutnya adalah wadah pembentukan karakter kemanusiaan yang meliputi kepedulian, empati, disiplin, kerja sama, dan semangat menolong sesama.
“Semoga pemimpin yang terpilih memiliki komitmen, tanggung jawab, dan keteladanan, bukan semata-mata karena popularitas,” jelasnya.
Ahmad Sujai juga memaparkan fakta penting mengenai peran strategis yang kini diemban oleh pengurus baru. Sebagai organisasi kemanusiaan di sekolah, PMR berfungsi sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan pertolongan pertama (PP) dan menjadi pusat edukasi sebaya mengenai kesehatan remaja. Dengan terpilihnya ketua baru melalui proses yang jujur, tertib, dan penuh rasa persaudaraan, sekolah menaruh harapan besar agar kepemimpinan Calista mampu meningkatkan prestasi unit PMR sekaligus memperkuat peran siswa sebagai relawan masa depan yang responsif terhadap situasi darurat di lingkungan pendidikan.
“Proses pemilihan ini sendiri diawali dengan tahapan akuntabilitas melalui sidang pleno Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan masa bakti 2025/2026,” terangnya.
Ahmad Sujai menjelaskan bahwa kegiatan laporan pertanggungjawaban ini bukanlah sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk akuntabilitas, integritas, dan kedewasaan berorganisasi. Di sinilah para siswa belajar untuk jujur dalam mengevaluasi program, bertanggung jawab atas amanah, serta berani menyampaikan capaian maupun kekurangan selama satu periode kepengurusan.
“Nilai-nilai integritas inilah yang diharapkan menjadi fondasi bagi Calista Alya Radhiyyah dalam menjalankan masa baktinya setahun ke depan,” jelasnya.
Sebagai penutup, pihak sekolah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kepengurusan sebelumnya yang telah mengabdikan waktu, tenaga, dan pikiran. Ahmad Sujai berharap agar kepemimpinan Calista dan Nizham dapat memberikan pembelajaran bermakna bagi seluruh anggota. Ia terus memotivasi agar seluruh pengurus baru menjadi pelajar yang berkarakter, berjiwa kemanusiaan, dan siap menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan dan sesama.
“Dengan dukungan penuh dari PMI Kota Depok dan pendampingan sekolah, PMR SMPN 26 Depok optimis dapat mencetak kader-kader muda yang tangguh dan memiliki empati tinggi,” ucapnya. (*)
