Jabaran.id, Bogor – Pagi yang masih diselimuti udara sejuk di kawasan Gunung Salak Organik (GSO), Cijeruk, jadi saksi momen sederhana dan bermakna. Di tengah rangkaian kegiatan Persami OI Bogor Raya, para anggota bersama tim GSO memilih cara berbeda untuk merayakan kebersamaan yakni menanam pohon.
Bukan sekadar aktivitas simbolis, kegiatan ini terasa lebih personal. Tanah yang digali, bibit yang ditanam, hingga tangan-tangan yang saling membantu semuanya jadi bagian dari cerita kecil tentang kepedulian terhadap alam.
Di sela canda dan obrolan santai, ada kesadaran yang tumbuh bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal sederhana.
Ketua OI Bogor Raya, Bento, menyebut aksi ini sebagai bentuk nyata kontribusi Oi terhadap lingkungan.
“Lewat kegiatan ini, kita pengen nunjukin kalau kebersamaan nggak cuma soal kumpul dan seru-seruan, tapi juga bisa kasih dampak baik. Menanam pohon ini langkah kecil, tapi harapannya besar untuk ke depan,” ucap Bento.
Suasana makin terasa hangat karena kegiatan ini dilakukan bersama tim dari Gunung Salak Organik. Kolaborasi ini tidak hanya soal teknis penanaman, tapi juga soal berbagi nilai tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam.
Perwakilan manajemen GSO, Abah Kadus, mengapresiasi inisiatif tersebut.
“Kami senang sekali bisa bareng teman-teman OI. Kegiatan seperti ini penting, bukan cuma buat hari ini, tapi untuk keberlanjutan alam di masa depan,” terangnya.
“Semoga pohon yang ditanam hari ini bisa jadi manfaat untuk banyak orang,” tuturnya.
Kegiatan penanaman pohon ini jadi salah satu highlight dalam rangkaian Persami OI Bogor Raya.
Di tengah suasana alam yang asri, para peserta tidak hanya menikmati kebersamaan, tapi juga meninggalkan jejak baik untuk lingkungan.
Karena pada akhirnya, dari tanah yang sama, tumbuh harapan yang sama tentang alam yang tetap lestari dan kebersamaan yang terus hidup.(*)
