HomePendidikanStrategi Internasionalisasi dan Transformasi Kampus UPNVJ

Strategi Internasionalisasi dan Transformasi Kampus UPNVJ

Jabaran.id – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) terus memacu agenda internasionalisasi melalui 10 program strategis yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, mobilitas akademik, hingga transformasi sarana prasarana. Langkah besar yang diinisiasi Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, MA, Comm sejak akhir 2022 ini dirancang untuk membawa Kampus Bela Negara bersaing di tingkat global.

Sebagai perguruan tinggi yang berada di pusat pemerintahan dan rujukan pendidikan nasional, UPNVJ memandang visi global bukan lagi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan strategis. Melalui akselerasi yang masif, sejumlah target internasionalisasi UPNVJ yang semula diproyeksikan matang pada 2026 justru berhasil dicapai lebih awal. Rektor UPNVJ menjelaskan bahwa proses ini dibangun melalui empat tahapan utama, yaitu preparing, engaging, enhancing, dan recognizing.

“Karena kita berada di sentrum Indonesia, di pusat budaya, pusat kekuasaan, dan pusat rujukan pendidikan, maka visi UPNVJ tidak bisa sekadar bersifat lokal atau nasional. Visi kita harus global,” ujar Prof. Venus.

Meski baru berstatus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada 2014, usia kelembagaan yang muda tidak menjadi halangan bagi UPNVJ untuk bergerak cepat. Berbekal sertifikasi ISO dan rekognisi FERCAP sejak 2022, kampus ini memperluas program internasionalisasi yang meliputi akreditasi internasional, pemeringkatan global, program adjunct professor, pendanaan riset internasional, publikasi ilmiah, student exchange, kelas internasional (double degree dan joint degree), hingga penerimaan mahasiswa asing.

- Advertisement -

Hingga saat ini, sebanyak 18 program studi atau sekitar 40 persen dari total prodi di UPNVJ telah mengantongi akreditasi internasional dari lembaga kredibel seperti FIBAA, ASIIN, IABEE, dan IAHE. Perkembangan ini membuktikan bahwa tata kelola kampus bergerak lebih dinamis dari linimasa yang direncanakan.

“Kita sebetulnya menargetkan seluruh program ini benar-benar mencapai performa pada 2026. Namun, faktanya beberapa capaian sudah mulai terlihat sejak 2023 dan 2024. Ini menunjukkan bahwa organisasi bergerak lebih cepat daripada jadwal awal,” kata Prof. Venus.

Pada aspek mobilitas akademik, UPNVJ telah mengirimkan 26 mahasiswa ke 100 universitas terbaik dunia melalui program IISMA, serta menerima mahasiswa asing dari berbagai negara seperti Malaysia, Kazakhstan, Thailand, Timor Leste, Libya, Yaman, India, dan Pakistan. Selain itu, penguatan kapasitas pengajar dilakukan lewat program adjunct professor dari Jepang dan Malaysia, disusul dengan peningkatan publikasi riset terindeks Scopus dan Web of Science. Di bidang pendanaan, UPNVJ berhasil menyerap hibah riset internasional sebesar Rp1,5 miliar dari mitra Belanda dan Australia.

Sejalan dengan internasionalisasi UPNVJ, transformasi sarana prasarana juga digenjot lewat Masterplan Kampus Pondok Labu dan pengembangan Kampus Pasar Kemis, Tangerang. Di Tangerang, UPNVJ tengah menyiapkan proyek ARISE Urban Center senilai US$54 juta yang didukung oleh Asian Development Bank. Kawasan terintegrasi seluas 41.000 meter persegi ini akan mencakup rumah sakit pendidikan, pusat inovasi pangan darurat, serta fasilitas riset kesehatan masyarakat yang ditargetkan mulai dibangun pada 2027.

Sembari menyiapkan proyek jangka panjang, UPNVJ tetap responsif terhadap kebutuhan harian civitas akademika. Kampus menginisiasi perluasan lahan parkir motor dan mobil, peremajaan jaringan digital lewat pemasangan 240 titik access point Wi-Fi baru, peningkatan higienitas kantin, hingga komitmen mengawal kesejahteraan pegawai non-ASN. Bagi Prof. Venus, seluruh pencapaian ini bermuara pada komitmen peningkatan mutu institusi secara menyeluruh.

“Internasionalisasi ini bukan sekadar mengejar label, tetapi bagian dari cara UPNVJ meningkatkan mutu. Kita ingin lulusan, dosen, program studi, riset, dan kerja sama UPNVJ memiliki standar yang mampu bersaing secara global, tanpa meninggalkan identitas bela negara sebagai karakter utama kampus ini,” tutur Prof. Venus.

Ia menegaskan bahwa transformasi UPNVJ tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, melainkan dari dampak nyata layanan pendidikan bagi masyarakat luas.

“UPNVJ ingin memastikan setiap kebijakan membawa dampak nyata. Pembenahan fasilitas, penguatan mutu akademik, perlindungan akses pendidikan, dan pengembangan ARISE Urban Center adalah bagian dari satu arah besar: menjadikan UPNVJ sebagai Kampus Bela Negara yang modern, unggul, dan semakin bermanfaat bagi bangsa,” tutup Prof. Venus.

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here