Jabaran.id — Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengajak semua pedagang, unsur Pemda, serta masyarakat bersama-sama menciptakan ruang publik yang nyaman, tertata, dan bersih.
Hal itu disampaikan Rudy Susmanto saat bersilaturahmi bersama Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Alun-alun Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.
Dikutip dari lama resmi Pemkab Bogor, Bupati Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi kepada para pedagang yang turut memberikan warna bagi Kabupaten Bogor.
“Terima kasih kepada Bapak Ibu sekalian yang selalu memberikan warna untuk Kabupaten Bogor,” ucap Rudy Susmanto.
“Kita ingin Bogor maju, Bogor bersih, tetapi kita juga ingin masyarakat tetap bisa mencari rezeki,” tambah Rudy Susmanto.
Selain itu lanjut Rudy Susmanto, Pemda memberikan ruang bagi masyarakat untuk berusaha di kawasan Alun-alun Tegar Beriman, dengan tetap mengedepankan ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan bersama.
Guna langkah penataan, seluruh pedagang akan dilakukan pendataan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi dan UMKM.
Pendataan tersebut bertujuan agar pemerintah dapat mengetahui identitas, jenis usaha, serta memberikan pembinaan dan dukungan program ke depan.
“Pendataannya sederhana, siapa namanya, nomor teleponnya, dagangnya apa. Karena ke depan kalau ada program pemerintah, inilah pedagang-pedagang yang sudah terdata,” tutur Rudy Susmanto.
Rudy Susmanto juga mengatakan, aturan bagi para pedagang yang berjualan di kawasan tersebut.
Pedagang diperbolehkan beraktivitas mulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB, kecuali apabila terdapat kegiatan tertentu yang akan diinformasikan sebelumnya.
Rudy Susmanto meminta seluruh pedagang memiliki komitmen menjaga kebersihan dengan membawa alat kebersihan dan kantong sampah masing-masing.
“Intinya sederhana, datang bersih, berdagang, pulang juga harus bersih. Kalau ada sampah, mari kita ambil bersama-sama. Jangan hanya mencari rezeki, tetapi lupa menjaga tempat kita mencari rezeki,” tegasnya.
Rudy Susmanto pun mendorong pembentukan paguyuban pedagang agar komunikasi dan koordinasi dapat berjalan dengan baik, termasuk dalam menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan Alun-alun Tegar Beriman.
Rudy Susmanto menyebutkan, pemerintah memahami kebutuhan masyarakat untuk mencari nafkah. Namun, penataan tetap harus dilakukan agar ruang publik dapat dinikmati seluruh warga.
“Kami tahu pemerintah belum bisa mensejahterakan seluruh masyarakat, tetapi masyarakat juga harus mau diatur,” jelasnya.
“Kita ingin semua bisa mencari rezeki, anak bisa sekolah, keluarga bisa terpenuhi kebutuhannya, tetapi tetap dengan aturan yang kita sepakati bersama,” beber Rudy Susmanto.
Sementara untuk pengelolaan parkir, Rudy Susmanto meminta agar segera dilakukan koordinasi bersama Dinas Perhubungan dan masyarakat sekitar agar pengelolaan parkir berjalan tertib dengan tarif yang sesuai ketentuan.
“Jangan sampai niat baik pemerintah menjadi persoalan karena ada pungutan yang tidak sesuai,” ucapnya.
“Kita ingin masyarakat sekitar ikut terlibat, anak-anak muda bisa beraktivitas, tetapi semuanya harus dikelola dengan baik,” ujarnya.
Bupati Rudy Susmanto berharap Alun-alun Tegar Beriman menjadi ruang publik yang ramah bagi seluruh masyarakat, tempat keluarga berkumpul dengan nyaman, sekaligus menjadi ruang ekonomi bagi warga.
