Jabaran.id – Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pengembangan Modul Pembelajaran PLTS Berbasis Perhitungan Beban dan Komponen Sistem untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa SMK Master Depok” pada Senin, 27 Juli 2026, di Sekolah Master (Masjid Terminal) Depok.
Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan meningkatkan kompetensi peserta didik dalam memahami teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik dan perhitungan teknis. Selain memberikan materi, tim dosen juga menyerahkan modul pembelajaran yang dirancang sebagai media pembelajaran berkelanjutan bagi guru dan siswa SMK Master Depok.

Acara dihadiri oleh dosen Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi, guru dan siswa SMK Master Depok, serta pengelola Sekolah Master. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui ceramah, demonstrasi, praktik sederhana, diskusi, dan simulasi perhitungan sistem PLTS.
Mewakili Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta, Asep Yana Yusyama, Sekretaris Jurusan Teknik Mesin, menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.
“Kami meyakini bahwa pendidikan vokasi harus mampu menjawab kebutuhan dunia industri yang terus berkembang, khususnya pada bidang energi baru terbarukan. Melalui kegiatan ini, kami menghadirkan modul pembelajaran PLTS yang tidak hanya menjelaskan teori, tetapi juga membimbing siswa melakukan perhitungan kebutuhan energi, menentukan kapasitas panel surya, baterai, inverter, serta komponen pendukung lainnya. Kami berharap modul ini dapat menjadi sumber belajar yang berkelanjutan bagi guru maupun siswa SMK Master Depok,” tuturnya.
Beliau juga menambahkan bahwa Jurusan Teknik Mesin PNJ berkomitmen memperluas kerja sama dengan sekolah-sekolah vokasi melalui pelatihan, pendampingan, penelitian terapan, dan pengembangan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan industri energi masa depan.
Sambutan Perwakilan SMK Master Depok
Perwakilan SMK Master Depok, Bambang Wurgianto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kepedulian Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi PNJ terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim dosen Politeknik Negeri Jakarta yang telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada siswa-siswi kami. Modul pembelajaran PLTS yang diberikan merupakan sarana belajar yang sangat bermanfaat karena disusun sesuai dengan kebutuhan pembelajaran vokasi. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut sehingga siswa kami memperoleh pengalaman belajar yang semakin relevan dengan perkembangan teknologi energi terbarukan,” ucapnya.
Beliau berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala dengan menghadirkan praktik yang lebih mendalam sehingga lulusan SMK Master memiliki kompetensi yang semakin siap memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Materi utama disampaikan oleh P. Jannus, yang memaparkan perkembangan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta penerapan perhitungan teknis dalam perancangan sistem PLTS skala rumah tangga maupun institusi.
Dalam paparannya, narasumber menekankan bahwa instalasi PLTS tidak hanya bergantung pada pemasangan panel surya, tetapi harus diawali dengan analisis kebutuhan energi agar sistem yang dirancang bekerja secara optimal, efisien, dan ekonomis.
Adapun materi yang disampaikan meliputi:
1. Kebijakan Energi Nasional dan Potensi PLTS
* Transisi menuju energi baru terbarukan.
* Target bauran energi nasional.
* Potensi energi surya di Indonesia.
* Peluang kerja pada sektor energi terbarukan.
2. Dasar-Dasar Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya
* Prinsip kerja sel surya.
* Jenis-jenis panel surya.
* Konfigurasi sistem On-Grid, Off-Grid, dan Hybrid.
* Komponen utama sistem PLTS.
3. Analisis Beban Listrik
Peserta diajarkan cara:
* Mengidentifikasi seluruh beban listrik.
* Menghitung konsumsi energi harian (Wh/hari).
* Menentukan kebutuhan daya puncak.
* Menentukan faktor keamanan sistem.
4. Perhitungan Komponen Sistem PLTS
Materi praktik meliputi:
* Menentukan kapasitas panel surya.
* Menghitung kapasitas baterai.
* Menentukan ukuran Solar Charge Controller.
* Menentukan kapasitas inverter.
* Menentukan ukuran kabel dan sistem proteksi.
* Estimasi produksi energi harian.
5. Praktik Simulasi Perancangan PLTS
Peserta dibimbing menggunakan contoh kasus sederhana untuk:
* Menghitung kebutuhan listrik sebuah rumah.
* Menentukan jumlah panel surya yang diperlukan.
* Menentukan kapasitas baterai dan inverter.
* Menyusun diagram sederhana sistem PLTS.
6. Pengembangan Modul Pembelajaran
Pada sesi ini diperkenalkan modul pembelajaran yang dikembangkan oleh tim dosen, meliputi:
* Konsep dasar PLTS.
* Contoh soal perhitungan.
* Lembar kerja siswa.
* Latihan mandiri.
* Studi kasus instalasi PLTS sederhana.
* Evaluasi pembelajaran berbasis kompetensi.
Selama penyampaian materi, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Berbagai pertanyaan diajukan mengenai efisiensi panel surya, umur baterai, pemilihan inverter, hingga peluang kerja di bidang energi baru terbarukan. Diskusi berlangsung aktif sehingga memperkaya pemahaman siswa terhadap penerapan teknologi PLTS di kehidupan nyata.
Sebagai bentuk luaran kegiatan, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi menyerahkan Modul Pembelajaran PLTS Berbasis Perhitungan Beban dan Komponen Sistem kepada pihak SMK Master Depok. Modul tersebut diharapkan menjadi bahan ajar pendukung dalam proses pembelajaran serta referensi bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis proyek dan praktik.
Untuk menjamin keberlanjutan manfaat kegiatan, Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi menyusun beberapa program tindak lanjut, yaitu:
- Pendampingan implementasi modul pembelajaran PLTS kepada guru SMK Master Depok.
- Pelatihan lanjutan mengenai instalasi dan pemeliharaan sistem PLTS.
- Pengembangan media pembelajaran berbasis simulasi digital dan perangkat lunak perancangan PLTS.
- Penyelenggaraan workshop perancangan sistem PLTS berbasis proyek (Project-Based Learning).
- Kunjungan edukatif siswa ke laboratorium Energi Terbarukan Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta.
- Monitoring dan evaluasi penerapan modul dalam proses pembelajaran melalui pendampingan berkala.
- Pengembangan kerja sama dalam bidang penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, dan peningkatan kompetensi guru serta siswa.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi, Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta, kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi melalui transfer ilmu pengetahuan dan teknologi yang aplikatif. Diharapkan modul pembelajaran yang dihasilkan mampu meningkatkan kompetensi siswa SMK Master Depok dalam bidang energi terbarukan sekaligus mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi kebutuhan industri menuju era transisi energi dan pembangunan berkelanjutan. (*)
