Jabaran.id — Prestasi membanggakan ditorehkan oleh tiga siswa SDN Utan Jaya dalam ajang Kejuaraan Karate Antar Dojo Se-Kota Depok, FORKI Depok Cup V, yang berlangsung di Balai Rakyat Beji pada 1 hingga 2 Agustus 2026. Ketiga siswa tersebut berhasil membawa pulang medali dan piagam prestasi setelah bersaing ketat dengan ratusan peserta dari berbagai dojo dan sekolah di Kota Depok.
Ketiga siswa berprestasi itu adalah Gestu Kencana dari kelas V B yang meraih Juara 3 pada kategori Pra Pemula Kumite Perorangan Putra di atas 35 kilogram, Akhtar Aditya dari kelas VI B yang menyabet Juara 2 pada kategori Pemula KATA Perorangan Putra, serta Kirani Rahmawati dari kelas VI B yang berhasil menjadi Juara 1 pada kategori Pra Pemula Kumite Perorangan Putri di atas 30 kilogram.

Kepala SDN Utan Jaya, Feryany Gultom, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas capaian para siswanya. Menurutnya, keberhasilan ini bukan sekadar hasil dari satu atau dua hari latihan, melainkan buah dari kedisiplinan, ketekunan, serta semangat juang yang telah ditanamkan sejak lama, baik di lingkungan sekolah maupun di dojo tempat mereka berlatih.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Gestu, Akhtar, dan Kirani. Ini adalah bukti bahwa siswa-siswi kami tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing di bidang non-akademik, khususnya olahraga karate. Saya berharap pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan bakat dan minat mereka,” ujar Feryany Gultom.
Feryany menambahkan bahwa SDN Utan Jaya selama ini secara konsisten mendorong pengembangan bakat siswa melalui berbagai program ekstrakurikuler, termasuk karate. Ia menilai olahraga bela diri ini memiliki nilai pendidikan karakter yang sangat kuat, seperti kedisiplinan, rasa hormat, pengendalian diri, dan keberanian.
“Karate bukan hanya soal menang atau kalah. Ada nilai kedisiplinan, rasa hormat kepada lawan dan pelatih, serta pengendalian diri yang kuat. Kami melihat anak-anak kami tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan bertanggung jawab setelah mengikuti latihan karate secara rutin,” jelasnya.
Lebih lanjut, Feryany mengungkapkan bahwa keberhasilan ketiga siswa tersebut tidak terlepas dari peran serta orang tua, pelatih, dan dojo yang telah membimbing mereka dengan penuh kesabaran. Ia menyebut kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan komunitas olahraga menjadi kunci utama dalam menciptakan atlet-atlet muda yang berprestasi. Ia juga berharap ke depan semakin banyak siswa SDN Utan Jaya yang tertarik menggeluti olahraga karate dan mengikuti jejak para senior mereka.
“Kami akan terus memberikan dukungan, baik moril maupun fasilitas, agar anak-anak yang memiliki bakat di bidang olahraga bisa berkembang maksimal. Prestasi ini adalah awal, bukan akhir. Kami ingin lebih banyak lagi siswa yang berani mencoba dan berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya. (*)

