HomePendidikanSMPN 18 Depok Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Melalui Pengejawantahan Nilai dan...

SMPN 18 Depok Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Melalui Pengejawantahan Nilai dan Karakter Pancasila

Jabaran.id – Momentum Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dimanfaatkan oleh keluarga besar SMPN 18 Depok untuk memperkuat fondasi moral dan karakter siswa. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diisi dengan beragam kegiatan edukatif, religius, serta pentas seni Islami yang melibatkan kolaborasi lintas unsur sekolah.

Kepala SMPN 18 Depok, Wahyu, menegaskan bahwa pelaksanaan peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW ini merupakan bentuk aksi nyata dalam mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila di lingkungan sekolah. Penguatan karakter berbasis keagamaan dinilai menjadi pijakan mendasar bagi para siswa dalam menghadapi dinamika dan tantangan masa depan yang kian kompleks.

SMPN 18 Depok gelar maulid nabi 1

“Kita langsung praktik baik dari Hari Kesaktian Pancasila yakni dengan menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW. Sebagai generasi bangsa, terus menguatkan sebagai bekal menjalani masa depan. Tidak hanya menjadi siswa yang berprestasi, tetapi berakhlak dan berkarakter yang berlandaskan pada nilai-nilai Islami,” kata Wahyu.

- Advertisement -

Wahyu menguraikan lebih lanjut mengenai pentingnya keselarasan antara capaian akademis dan keagungan budi pekerti. Menurutnya, pemahaman agama yang mendalam akan membentuk integritas, kedisiplinan, rasa empati, serta kepedulian sosial siswa. Pembentukan karakter yang kokoh ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak sekadar unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan menjadi teladan positif di tengah masyarakat.

Secara teknis, rangkaian acara dikemas secara interaktif dengan menampilkan potensi dan kreativitas para siswa di bidang seni keagamaan. Kehadiran penceramah luar juga dihadirkan untuk memberikan wawasan keagamaan yang mendalam bagi seluruh warga sekolah yang hadir.

“Kegiatannya juga diisi dengan penampilan siswa, ada yang membawakan salawat, lagu Islami dan juga ada penampilan drama musikal tim ekskul Rohis D’Vanbels, Penceramah dalam kegiatan tersebut adalah Ustadzah Lulu Susanti,” ungkap Ketua Panitia, Nur Aliyah.

Nur Aliyah menjelaskan bahwa keterlibatan aktif siswa dalam mengisi acara, seperti melalui lantunan salawat dan pementasan drama musikal, bertujuan untuk melatih keberanian, kreativitas, serta kerja sama tim. Penampilan drama musikal karya ekstrakurikuler Rohis D’Vanbels dijadikan media dakwah kreatif agar pesan-pesan kebaikan dan sejarah kehidupannya lebih mudah diserap serta diapresiasi oleh generasi muda.

SMPN 18 Depok gelar maulid nabi 2

Sinergi dan dukungan penuh dari para orang tua siswa juga menjadi kunci kelancaran pelaksanaan agenda besar keagamaan ini. Pihak komite sekolah menilai peneladanan sifat-sifat Nabi Muhammad SAW merupakan kunci utama dalam menjaga arah hidup para remaja agar tetap berada di jalur yang benar.

“Bisa meneladani akhlak Rasulullah, karena Nabi Muhammad SAW adalah panutan dalam menjalani hidup untuk tetap bisa berjalan di agama Islam,” kata Ketua Komite SMPN 18 Depok, Ainun Jariah Syabri.

Ainun Jariah Syabri menambahkan fakta bahwa peneladanan terhadap empat sifat utama Rasulullah—yakni Siddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan kebaikan), dan Fathanah (cerdas)—sangat relevan dengan kehidupan remaja saat ini.

“Penerapan sifat-sifat tersebut dinilai mampu membentengi para siswa dari pengaruh negatif lingkungan, perundungan, maupun disinformasi di era digital,” jelasnya.

Dukungan dan apresiasi senada turut disampaikan oleh pihak Pengawas Pembina SMP di Dinas Pendidikan Kota Depok, Dudih Rohaedi atas konsistensi satuan pendidikan dalam membina mental kerohanian peserta didik. Pembiasaan kegiatan keagamaan dipandang sebagai instrumen penting dalam menciptakan iklim sekolah yang kondusif dan harmonis.

“Di SMPN 18 Depok tetap konsisten selalu memperingati hari-hari besar keagamaan. Ini bukan hanya sekedar peringatan atau seremonial saja, tapi diresapi dan diimplementasikan apa yang menjadi tauladan Nabi Muhammad SAW. Ini adalah bentuk kegiatan yang juga menjadi bukti adanya kerjasama yang baik antara komite dengan SMPN 18 Depok,” jelas Pengawas Pembina SMP Kota Depok, Dudih Rohaedi.

Dudih Rohaedi memaparkan fakta logis bahwa keberhasilan pendidikan karakter di sekolah sangat bergantung pada kuatnya kolaborasi antara pihak manajemen sekolah, guru, dan komite sekolah.

“Konsistensi dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan secara rutin terbukti efektif membina hubungan kekeluargaan yang harmonis,” pungkasnya. (*)

TERBARU

spot_img
spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here