Jabaran.id — SMPN 23 Depok memperingati Bulan Bahasa yang digelar selama dua hari, tepatnya pada 26 hingga 27 Oktober 2026 dengan tema ‘Merangkai Kata, Merawat Budaya, Menginspirasi Dunia’. Kegiatan ini menjadi momentum bagi sekolah untuk menggali potensi bahasa dan seni para murid sekaligus memperingati Sumpah Pemuda.
Wakil Kesiswaan SMPN 23 Depok, Atiek Indriani, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Bulan Bahasa tahun ini diisi oleh berbagai lomba yang mencakup tiga bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Sunda. Menurutnya, keterlibatan seluruh mata pelajaran bahasa dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari pembelajaran bahasa yang terintegrasi di sekolah.

“Acara ini diisi oleh berbagai kegiatan lomba yang terdiri dari lomba berbahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Sunda,” ujar Atiek Indriani.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Kepala SMPN 23 Depok, Sukmawati Zulkifli. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan rangkaian perlombaan serta penampilan dari ekstrakurikuler Seni Musik Angklung, Tari Tradisional, dan Band. Penampilan ekstrakurikuler tersebut menjadi warna tersendiri dalam kegiatan ini karena tidak hanya menampilkan kemampuan berbahasa, tetapi juga apresiasi terhadap seni dan budaya.
Atiek memaparkan bahwa cabang lomba yang dipertandingkan cukup beragam. Di antaranya adalah Story Telling, writing, pantun, membaca UUD, pidato, menulis cerpen, hingga kasih. Menurutnya, keberagaman cabang lomba ini dirancang agar setiap siswa memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya sesuai dengan bidang yang dikuasai.
“Adapun seluruh peserta adalah murid dari semua jenjang, baik kelas VII, VIII, dan IX, di mana dalam setiap mata lomba setiap kelas harus mewakili,” jelasnya.
Untuk menjaga kualitas penilaian, panitia melibatkan guru-guru yang berkompeten di bidangnya masing-masing sebagai juri. Hal ini dilakukan agar hasil lomba benar-benar mencerminkan kemampuan terbaik para peserta dan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.
Lebih lanjut, Atiek menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan Bulan Bahasa ini adalah mencari bakat-bakat dari para murid untuk kemudian dibina dan diikutsertakan dalam lomba yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Depok. Menurutnya, kegiatan ini menjadi pintu masuk bagi siswa berpotensi untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi.
“Tujuan kegiatan ini antara lain mencari bakat-bakat dari murid untuk dibina dan diikutsertakan untuk mengikuti lomba yang dilaksanakan Pemerintah Kota Depok,” papar Atiek.
Selain sebagai ajang pencarian bakat, Bulan Bahasa juga menjadi momentum untuk memperingati Sumpah Pemuda. Atiek menegaskan bahwa peringatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan terhadap Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, mengapresiasi Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, dan menghargai Bahasa Sunda sebagai bahasa daerah.
“Kegiatan ini juga momentum memperingati Sumpah Pemuda yang meningkatkan kecintaan terhadap Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, mengapresiasi Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, dan Bahasa Sunda sebagai bahasa daerah,” ungkapnya.
Atiek menambahkan bahwa melalui berbagai cabang lomba yang diadakan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan literasi, percaya diri, kreativitas, dan daya saing peserta didik. Menurutnya, kemampuan berbahasa yang baik akan menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Kegiatan ini juga meningkatkan literasi, percaya diri, kreativitas, dan daya saing peserta didik melalui berbagai cabang lomba,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan Bulan Bahasa yang selalu rutin dilaksanakan ini dapat terus membuka jalan bagi murid-murid yang memiliki bakat dan minat tertentu. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh menjadi anak-anak yang berprestasi, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
“Harapannya dengan kegiatan ini yang selalu rutin dilaksanakan selalu membuka jalan bagi murid-murid yang mempunyai bakat dan minat tertentu, sehingga menjadikan mereka anak-anak yang berprestasi baik di sekolah maupun di luar sekolah,” pungkas Atiek Indriani. (*)


