Jabaran.id – Sekolah Nasional Plus (NP) Tunas Global menggelar Gebyar My Darling@School (GMD@S) 2026, perhelatan tahunan yang tahun ini mengangkat tema besar ‘Kesehatan: Sehat itu Untung’. Kegiatan ini mengajak siswa, guru, orang tua, dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap tiga aspek penting dalam kehidupan, yaitu kesehatan fisik, kesehatan mental, dan kesehatan lingkungan.
Puncak kegiatan GMD@S 2026 diselenggarakan pada Sabtu, 7 November 2026, sebagai kelanjutan dari rangkaian kegiatan yang telah dimulai pada 31 Oktober 2026. Pada rangkaian sebelumnya, sekolah menyelenggarakan Kindergarten Vocal Group Competition (KVGC) ke-14, yaitu kompetisi paduan suara tingkat taman kanak-kanak (TK) se-Kota Depok yang diikuti oleh 10 sekolah.

Dewan Pembina Yayasan Mandiri Tunas Global, Eppy S. Rahman, menjelaskan bahwa pemilihan tema kesehatan dilandasi oleh pemahaman bahwa kesehatan merupakan salah satu fondasi utama bagi kualitas hidup dan keberlanjutan kehidupan manusia.
“Kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga mencakup kesehatan mental serta kualitas lingkungan tempat manusia hidup dan beraktivitas,” ujar Eppy S. Rahman.
Menurut Eppy, melalui tema ini, GMD@S 2026 berupaya merespons berbagai persoalan kesehatan yang semakin relevan dalam kehidupan masyarakat. Tantangan seperti pola hidup yang kurang sehat, persoalan kesehatan mental, serta menurunnya kualitas lingkungan membutuhkan perhatian dan keterlibatan bersama.

“Karena itu, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang perayaan kreativitas siswa, tetapi juga sarana edukasi dan aksi nyata untuk membangun kesadaran hidup sehat,” jelasnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan, Sekolah Nasional Plus Tunas Global menyelenggarakan sejumlah kegiatan konkret. Salah satunya adalah pemeriksaan kesehatan gratis bagi siswa, guru, karyawan, dan orang tua siswa serta warga yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan RS Mitra Keluarga Depok, RS HGA, Klinik CITO, Medikids, dan Smec.
“Pemeriksaan kesehatan gratis ini kami hadirkan agar semakin banyak pihak yang sadar akan pentingnya memantau kondisi kesehatannya secara rutin,” kata Eppy.
Selain pemeriksaan kesehatan, panitia juga menyelenggarakan seminar kesehatan bekerja sama dengan RS Mitra Keluarga Depok. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan dan meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. “Seminar ini kami rancang untuk memperluas wawasan dan meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Eppy.

Kepedulian terhadap kesehatan juga diwujudkan melalui perhatian terhadap lingkungan. Panitia menginisiasi kegiatan penanaman pohon di sejumlah titik di Kota Depok sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Upaya ini sekaligus menjadi sarana pendidikan bagi siswa untuk memahami bahwa lingkungan yang sehat merupakan bagian penting dari kehidupan yang berkualitas. “Penanaman pohon ini menjadi kontribusi nyata kami dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus sarana pendidikan bagi siswa untuk memahami bahwa lingkungan yang sehat merupakan bagian penting dari kehidupan yang berkualitas,” papar Eppy.
Sebagai sekolah yang menjunjung tinggi keberagaman dan memiliki enam tempat ibadah, Tunas Global juga memandang kesehatan sebagai bagian dari keseimbangan kehidupan manusia. Kesehatan jasmani dan kesehatan rohani merupakan dua aspek yang saling berkaitan dan perlu dijaga secara beriringan. Nilai ini menjadi landasan untuk membangun pribadi yang sehat, seimbang, dan memiliki kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan. “Kesehatan jasmani dan kesehatan rohani merupakan dua aspek yang saling berkaitan dan perlu dijaga secara beriringan. Nilai ini menjadi landasan kami untuk membangun pribadi yang sehat, seimbang, dan memiliki kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan,” ungkap Eppy.
GMD@S 2026 menghadirkan empat agenda utama yang dirancang untuk memadukan pendidikan, kreativitas, kepedulian sosial, dan hiburan. Agenda pertama adalah My Darling Competition, ajang kompetisi yang mempertemukan siswa dari berbagai sekolah di Kota Depok sekaligus menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan kepercayaan diri peserta. Sejumlah kompetisi yang diselenggarakan yaitu Kindergarten Vocal Group Competition (KVGC), serta berbagai perlombaan seni dan kreativitas, seperti tari, senam, dan poster bertema kesehatan bagi siswa Tunas Global.
Agenda kedua adalah My Darling Expo, pameran yang menampilkan hasil karya dan kreativitas siswa Tunas Global, sekaligus menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dari komunitas, lembaga swadaya masyarakat (LSM), pemerhati lingkungan, dan unsur pemerintah. Melalui kegiatan ini, pengunjung dapat memperoleh informasi dan pengetahuan mengenai berbagai isu kesehatan, sekaligus melihat secara langsung karya serta proses pembelajaran yang dilakukan siswa. “Melalui expo ini, pengunjung dapat memperoleh informasi dan pengetahuan mengenai berbagai isu kesehatan, sekaligus melihat secara langsung karya serta proses pembelajaran yang dilakukan siswa,” ujar Eppy.
Agenda ketiga adalah My Darling Social Act, program yang mengintegrasikan kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan kepedulian terhadap sesama. Salah satu kegiatannya adalah Bar-Bek Q (Barang Bekas Berkualitas), yaitu penjualan barang bekas layak pakai yang terbuka untuk masyarakat umum. Seluruh hasil penjualannya akan digunakan untuk program “Tunas Global Hijaukan Depok”, dengan aksi nyata pertama yaitu menanam Pohon Tatebuya di beberapa wilayah Kota Depok. Agenda lainnya meliputi pemeriksaan kesehatan gratis dan bazar makanan serta minuman yang melibatkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong semangat berbagi, memperkuat hubungan dengan masyarakat, dan mendukung aktivitas ekonomi lokal,” kata Eppy.
Agenda keempat adalah My Darling Performance, panggung kreativitas dan apresiasi seni yang menampilkan berbagai potensi siswa Tunas Global. Pertunjukan melibatkan siswa dari unit Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak (KBTK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selain penampilan siswa, acara ini juga menghadirkan kolaborasi dengan bintang tamu serta pertunjukan dari berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Panggung ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan bakat, mengembangkan kepercayaan diri, dan mengapresiasi keberagaman seni.
Sejumlah agenda khusus turut menjadi bagian dari puncak penyelenggaraan GMD@S 2026. Di antaranya adalah penyerahan Piala Bergilir Prof. Dr. Emil Salim untuk kompetisi Kindergarten Vocal Group Competition (KVGC) ke-14. Acara puncak juga dijadwalkan menghadirkan sambutan Wakil Wali Kota Depok dan pesan mengenai lingkungan hidup dari Prof. Dr. Emil Salim.
Selain itu, GMD@S 2026 melaporkan pelaksanaan program sosial Sebar Sepatu. Melalui program ini, para siswa Sekolah Nasional Plus Tunas Global berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp34 juta. Dana tersebut diperuntukkan bagi pengadaan sepatu bagi siswa yang membutuhkan.
“Program ini menjadi salah satu wujud pendidikan karakter yang menanamkan nilai empati, solidaritas, dan kepedulian sosial kepada siswa. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan berbagi, siswa diajak memahami bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan tanggung jawab sosial,” tutur Eppy.
Melalui Gebyar My Darling@School 2026, Sekolah Nasional Plus Tunas Global ingin menginspirasi siswa dan masyarakat luas untuk memberikan perhatian lebih besar terhadap kesehatan fisik, mental, dan lingkungan. Ketiga aspek tersebut merupakan bagian yang saling melengkapi dalam membangun kualitas hidup manusia. Lebih dari sekadar perayaan tahunan, GMD@S menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan pendidikan, kreativitas, ilmu pengetahuan, seni, dan kepedulian sosial. Berbagai pertunjukan seni, kompetisi, pameran karya, serta aktivitas edukatif yang dihadirkan diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa dan pengunjung.
Melalui kegiatan ini, Tunas Global ingin menegaskan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan kreativitas, tetapi juga sehat, berkarakter, memiliki kepedulian sosial, serta bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.
“Kami ingin menegaskan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan kreativitas, tetapi juga sehat, berkarakter, memiliki kepedulian sosial, serta bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan,” pungkas Eppy S. Rahman. (*)
Hasil Perlombaan Gebyar My Darling@School (GMD@S) 2026
Gold Medal
- Orange Juice Choir – TK Islam Dian Didaktika
- Banana Choir – TK Kinderfield Depok
Silver Medal
- Kancil (Kawan Cinta Lingkungan) – TK HHK Cinere
- Healthy Kids – TK HFO Depok
Bronze Medal
- Geise Healthy Voices – TK Mardi Yuana
- Fit Beat Kids – TK Al Fauzien
- Happy Heartbeats – Cambridge Preschool and Childcare
- Healthy Voice Kids – TK Mutiara Montessori
- Fruity Veggie Voices – PAUD Shanti Kumara
- Fruity Kids Choir – TK Nasional Alamanda


