HomeNewsHasbullah Minta Pemkot Depok Data Siswa Miskin untuk Beasiswa Jabar 2026

Hasbullah Minta Pemkot Depok Data Siswa Miskin untuk Beasiswa Jabar 2026

Jabaran.id – Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Barat H.M Hasbullah Rahmad meminta pemerintah Kota Depok mendata siswa miskin untuk mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat di 2026.

Hal tersebut disampaikan Hasbullah usai menggelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Tahun Anggaran 2025, di Kelurahan Kalimukua, Kecamatan Cilodong, Depok, Jawa Barat, Minggu, 26 Oktober 2025.

Menurut Hasbullah, Pemprov Jawa Barat akan menyalurkan beasiswa bagi peserta didik dari keluarga miskin ekstrem pada tahun 2026. Agar program ini tetap guna, tepat waktu, dan tepat sasaran, diperlukan pendataan yang akurat sejak awal.

“Anggarannya lumayan, sekitar Rp 1,2 juta untuk seragam dan Rp 4 juta untuk SPP. Itu diganti program BOPD (Biaya Operasional Pendidikan Daerah) dan BPMU (Bantuan Pendidikan Menengah Universal) dengan beasiswa,” kata Hasbullah.

- Advertisement -

Diketahui, BOPD adalah bantuan biaya operasional untuk sekolah negeri (SMA, SMK, dan SLB) yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat, sedangkan BPMU adalah bantuan untuk sekolah swasta.

Keduanya adalah program bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menutupi biaya operasional pendidikan, meskipun besaran dan peruntukannya berbeda.

“Bagi masyarakat Kota Depok yang tidak mampu silahkan urus SKTM-nya di kelurahan, sampaikan ke kepala sekolah untuk diusulkan masuk tanggungan beasiswa tanggungan Provinsi Jawa Barat. 2026 jalan program ini,” tegas Hasbullah.

Program beasiswa ini, dewan dari Daerah Pemilihan Jawa Barat VIII atau Kota Depok dan Kota Bekasi ini mengatakan, berlaku juga untuk siswa yang bersekolah di swasta.

“Selama ini kan BPMU, itu hilang cuma Rp 600 ribu (dapatnya), kalau program yang sekarang anggarannya mengcover semua biaya pendidikan siswa,” jelas Hasbullah.

Untuk menyukseskan program beasiswa siswa miskin ini, Hasbullah menegaskan, pentingnya keterlibatan Disdukcapil, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan instansi terkait untuk pendataan langsung ke lapangan melalui kolaborasi antarinstansi.

“Pendataan akurat adalah kunci agar beasiswa bagi keluarga miskin ekstrem benar-benar tepat sasaran,” ucap Hasbullah.

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here