Jabaran.id – Studio pengembang Infinity Ward secara resmi mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mengerjakan seri terbaru dari waralaba game tembak-menembak Call of Duty dengan label Modern Warfare yang baru. Proyek ini diklaim oleh studio sebagai versi yang definitif dari seluruh seri Modern Warfare yang pernah dirilis sebelumnya.
Kepastian mengenai pengerjaan proyek tersebut diumumkan oleh pihak Infinity Ward melalui podcast resmi Call of Duty serta saluran media sosial Activision. Pengumuman ini sekaligus menjawab rangkaian rumor yang sebelumnya beredar luas di kalangan penggemar dan analis industri game mengenai kelanjutan waralaba permainan tersebut untuk tahun 2026.
“Ya, kami sedang membuat Modern Warfare yang definitif,” tulis Infinity Ward dalam pernyataan resmi yang dikutip dari saluran media sosial mereka.
Pernyataan dari pihak studio tersebut kemudian diperkuat oleh penjelasan dari dua pemimpin baru Infinity Ward, yakni Mark Grigsby dan Jack O’Hara. Keduanya menegaskan bahwa fokus tim saat ini adalah menghadirkan pengalaman bertempur yang jauh lebih mendalam dibandingkan seri-seri sebelumnya.
“Kami membangun pengalaman pertempuran yang mendalam dan intens dengan perhatian penuh pada setiap detail, sistem, dan momen dalam permainan,” tulis Mark Grigsby dan Jack O’Hara dalam pernyataan bersama yang dirilis melalui podcast resmi Call of Duty.
Jack O’Hara diketahui telah berkarier di Infinity Ward sejak tahun 2012, sementara Mark Grigsby merupakan animator veteran yang telah bergabung dengan studio tersebut sejak tahun 2005. Keduanya baru-baru ini ditunjuk sebagai pemimpin studio untuk proyek Modern Warfare terbaru ini.
Dalam sesi wawancara terpisah bersama IGN, kedua pimpinan tersebut memaparkan upaya tim untuk mengembalikan identitas utama studio melalui pengembangan gameplay yang lebih matang dan modern. Menurut mereka, langkah pengembangan ini juga ditujukan untuk menghormati warisan dari seri-seri Modern Warfare terdahulu sekaligus menetapkan standar baru bagi game tembak-menembak di masa mendatang.
Proyek ini dinilai menjadi langkah yang sangat krusial bagi Activision sebagai penerbit dan Xbox sebagai pemilik platform, mengingat performa penjualan seri Call of Duty: Black Ops 7 dilaporkan tidak memenuhi target yang telah ditetapkan. Penurunan jumlah pemain aktif dalam beberapa tahun terakhir juga menjadi perhatian serius bagi para analis industri game global.
Guna memaksimalkan performa grafis, kecepatan pemuatan, dan stabilitas permainan pada platform generasi terbaru, Activision memastikan bahwa Modern Warfare yang definitif ini tidak akan dirilis untuk konsol lama seperti PlayStation 4 dan Xbox One. Keputusan ini diambil agar tim pengembang dapat sepenuhnya memanfaatkan kemampuan perangkat keras generasi terkini tanpa terbatas oleh spesifikasi konsol generasi sebelumnya.
Hingga saat ini, pihak Infinity Ward dan Activision belum membagikan rincian teknis mengenai mekanisme permainan, mode multiplayer, maupun tanggal peluncuran resminya. Pengumuman secara menyeluruh diperkirakan akan segera dilakukan menjelang musim presentasi game pada musim panas tahun ini, di mana berbagai studio besar biasanya memamerkan proyek terbaru mereka. (*)
