Jabaran.id – Semangat menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini kembali digaungkan SDN Mekarjaya 11 dengan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengusung tema besar “Rasulullah Idola dan Teladanku dalam Kehidupan”. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang seremonial tahunan, tetapi dikemas secara khusus untuk membangun karakter siswa melalui pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Ketua Panitia kegiatan, Sadeli, menyampaikan bahwa peringatan Maulid tahun ini dirancang berbeda dari biasanya. Pihaknya menghadirkan Kak Idris Kelana, seorang penceramah yang dikenal aktif dalam dunia pendongeng, untuk menyampaikan kisah-kisah kehidupan Nabi Muhammad SAW. Menurut Sadeli, metode dongeng dipilih agar pesan-pesan moral yang terkandung dalam sejarah Rasulullah dapat tersampaikan secara lebih hidup dan menarik bagi anak-anak usia SD.

“Dalam kegiatan tersebut yang menjadi penceramah adalah Kak Idris Kelana yang membawakannya dengan dongeng islami,” ujar Sadeli.
Sadeli menjelaskan bahwa pemilihan metode dongeng bukan tanpa alasan. Anak-anak usia SD, lanjutnya, lebih mudah menyerap nilai-nilai keteladanan jika disampaikan melalui cerita yang interaktif dan penuh imajinasi. Melalui pendekatan tersebut, siswa diajak untuk tidak hanya mendengarkan, tetapi juga merenungkan bagaimana sifat-sifat mulia Rasulullah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, Sadeli mengungkapkan bahwa kegiatan ini turut mendapat perhatian dari berbagai pihak. Hadir dalam acara tersebut Pengawas SD Kecamatan Sukmajaya, Eva Eriva, serta Pengawas PAI Kota Depok, Yanti. Kehadiran kedua tokoh tersebut dinilai memberikan motivasi tersendiri bagi para guru dan siswa untuk terus mengembangkan program-program keagamaan di lingkungan sekolah.
“Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Pengawas SD Kecamatan Sukmajaya, Eva Eriva dan Pengawas PAI Kota Depok, Yanti,” tambahnya.
Tidak hanya ceramah agama, kemeriahan acara juga diisi dengan penampilan seni Hadroh. Grup Hadroh tersebut berasal dari anggota PGRI Kecamatan Sukmajaya, yang membawakan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Penampilan ini disambut antusias oleh para siswa yang ikut serta melantunkan shalawat bersama.
“Dalam kegiatan tersebut diisi juga dengan penampilan Hadroh dari anggota PGRI Kecamatan Sukmajaya,” jelas Sadeli.
Sementara itu, Kepala SDN Mekarjaya 11, Nana Marlina, menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan. Ia berharap, kegiatan ini tidak berhenti pada tataran seremonial semata, melainkan mampu menjadi pemicu perubahan perilaku yang lebih baik dalam keseharian siswa.
“Ini adalah sebuah kegiatan yang sangat baik untuk pembentukan karakter siswa yang berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan. Diharapkan ini tidak hanya sekedar seremoni saja,” tutur Nana Marlina.
Nana Marlina menambahkan bahwa dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan mendalam tentang kehidupan sehari-hari Nabi Muhammad SAW. Penjelasan itu kemudian dikaitkan dengan konteks kehidupan anak-anak, sehingga mereka dapat memahami bagaimana meneladani akhlak Rasulullah dalam interaksi sosial, baik di rumah maupun di sekolah.
“Dimana, siswa mendapatkan penjelasan tentang kehidupan sehari-hari Nabi Muhammad SAW yang diterapkan dalam kesehariannya. Melalui rangkaian kegiatan ini, SDN Mekarjaya 11 berharap dapat terus menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Rasulullah SAW. Pendekatan dongeng islami yang dipadukan dengan seni Hadroh menjadi bukti bahwa pendidikan karakter berbasis agama dapat dikemas secara kreatif, relevan, dan menyenangkan bagi generasi muda,” pungkasnya. (*)

