Jabaran.id – Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Depok, Imam Turidi turut menyoroti bursa ketua dalam Gelaran Musyawarah Kota (Mukota) ke-VI Kamar Dagang dan Industri atau KADIN Depok.
Imam Turidi menegaskan bahwa menjadi calon Ketua KADIN Depok memikul tanggung jawab moral yang besar. Menurutnya, syarat paling mendasar bagi seorang calon pemimpin organisasi para pengusaha tersebut adalah keteladanan (lead by example).
“Mencalonkan diri sebagai Ketua KADIN Kota Depok, syarat utamanya adalah keteladanan. Penilaian publik tidak hanya berdasarkan visi dan janji manis, tetapi juga rekam jejak nyata dalam pelayanan,” ujar Imam Turidi, Minggu, 2 Agustus 2026.
Pria yang akrab disapa IT ini juga menyoroti pentingnya bukti konkret dari unit usaha yang dikelola oleh para kandidat. Bagi calon yang bergerak di sektor strategis, seperti layanan kesehatan, kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat menjadi tolok ukur utama profesionalisme dan kepeduliannya.
“Saya dengar punya rumah sakit, kalo benar punya RS berarti menjadi penting untuk memberi teladan dengan menjadikan pelayanan di bidang usaha yang di geluti selama ini lebih baik, Jangan sampai ada banyak keluhan negatif dari masyarakat di bidang yang di gelutinya,” tegas IT.
Wakil rakyat yang dikenal dengan jargon “Dewan SKTM” ini juga menilai dunia usaha Kota Depok membutuhkan figur pemimpin KADIN yang sanggup mengayomi, inovatif, serta memiliki rekam jejak yang bersih dan teruji.
“Sinergi antara KADIN dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” kata IT yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Depok.
IT berharap Mukota VI KADIN Depok melahirkan sosok ketua yang benar-benar membawa perubahan positif bagi kemajuan ekonomi daerah.
“Bagi saya dan masyarakat Depok, siapa pun yang kelak terpilih harus benar-benar mampu menjadi pemimpin yang memberi manfaat luas, dimulai dari memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Imam Turidi.
