Jabaran.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Depok resmi mengukuhkan Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) pada Rabu, 1 Juli 2026. Pengukuhan ini menjadi langkah strategis partai dalam memperkuat kerja-kerja kemanusiaan melalui penanggulangan bencana, pelayanan sosial, serta penguatan budaya gotong royong di tengah masyarakat Kota Depok.
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Depok, Hj. Yuni Indriany. Langkah ini menegaskan komitmen partai untuk menghadirkan organisasi yang tidak hanya siap bergerak saat terjadi bencana, tetapi juga aktif membangun kesiapsiagaan dan kepedulian sosial secara berkelanjutan.
Menurut Hj. Yuni, BAGUNA dibentuk sebagai wadah pengabdian kader dan relawan yang berorientasi murni pada nilai-nilai kemanusiaan. Kehadirannya menjadi bukti nyata bahwa partai politik tidak sekadar menjalankan fungsi demokrasi, melainkan juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di garda terdepan saat masyarakat menghadapi musibah.
“BAGUNA hadir sebagai wadah pengabdian yang mengedepankan nilai gotong royong dan kemanusiaan. Kami ingin memastikan kader selalu berada di tengah masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan pertolongan,” ujar Yuni saat dikonfirmasi pada Kamis, 27 Juli 2026.
Hj. Yuni menjelaskan bahwa pembentukan badan ini merupakan implementasi nyata dari semangat gotong royong yang menjadi jati diri PDI Perjuangan. Kader tidak hanya didorong aktif dalam konstelasi politik, tetapi juga wajib mengambil peran langsung dalam pelayanan sosial dan mitigasi kebencanaan. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ruang gerak BAGUNA tidak terbatas pada penanganan pascabencana saja. Organisasi ini mengemban misi edukasi dan sosialisasi agar masyarakat memiliki kesiapsiagaan dan kemampuan mandiri dalam menghadapi potensi bencana.
Sebagai bagian dari struktur nasional, para kader dan relawan BAGUNA Kota Depok akan memperoleh pembinaan berkala dari DPP PDI Perjuangan. Materi pelatihan intensif tersebut mencakup manajemen tanggap darurat, mitigasi, pertolongan pertama (first aid), manajemen posko, evakuasi, hingga teknik penyelamatan. Pembekalan komprehensif ini diharapkan melahirkan relawan yang kompeten, disiplin, dan memiliki respons cepat saat diterjunkan ke lapangan.
Selain memperkuat kapasitas internal, BAGUNA Kota Depok juga bersiap menjalankan berbagai program pelayanan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan publik. Program tersebut meliputi penyaluran bantuan logistik untuk korban bencana alam maupun nonalam, penyediaan layanan ambulans, pengelolaan dapur umum, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga aksi sosial lainnya.
Hj. Yuni memastikan seluruh pergerakan BAGUNA dilandasi solidaritas tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun latar belakang politik masyarakat.
“BAGUNA Kota Depok hadir sebagai wujud nyata semangat gotong royong. Kami berkomitmen selalu ada saat masyarakat mengalami kesulitan. Ini bukan sekadar organisasi kebencanaan, melainkan gerakan kemanusiaan yang mengedepankan kepedulian tanpa batas.”
“Semoga BAGUNA dapat bersinergi dengan pemerintah, unsur kebencanaan resmi, dan organisasi kemasyarakatan guna membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih tangguh di Depok,” harap Hj. Yuni.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Depok, Imam Turidi, menambahkan bahwa BAGUNA mengusung jargon ‘Bergerak untuk Kemanusiaan, Mengabdi untuk Rakyat’.
Pria yang akrab disapa IT ini menjelaskan bahwa fokus utama badan sayap partai ini adalah murni pada aksi sosial dan edukasi kesiapsiagaan warga.
“Dengan semangat bergerak tanpa pamrih, BAGUNA diharapkan menjadi tumpuan yang responsif bagi warga Depok,” ucap IT.
Untuk mengomandani gerakan kemanusiaan ini di tingkat lokal, BAGUNA PDI Perjuangan Depok kini resmi diketuai Chika B. Putri, didampingi C. Victor sebagai Sekretaris, dan Fabian G.P. yang mengemban amanah sebagai Bendahara.
