Jabaran.id – Langkah nyata dalam membentuk karakter generasi muda terus digelorakan oleh lingkungan pendidikan formal. Melalui peringatan Hari Besar Islam, SDN Abadijaya 3 menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengusung tema “Dengan Keteladanan Akhlak Rasulullah SAW, Kita Bangun Generasi Berkarakter”. Agenda tahunan ini difokuskan sebagai ruang edukasi moral dan spiritual untuk memupuk kebiasaan positif para siswa sejak dini.
Kepala SDN Abadijaya 3, Maman Suparman, menjelaskan bahwa pembentukan karakter berbasis akhlak Rasulullah merupakan pondasi utama dalam menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, penanaman nilai kepribadian yang kuat harus dimulai dari lingkungan sekolah dasar agar anak-anak memiliki benteng moral yang kukuh. Ia menambahkan bahwa keteladanan Nabi Muhammad SAW, seperti sifat jujur, amanah, dan menghormati orang tua, menjadi kunci utama pembentukan budi pekerti luhur bagi siswa.

“Kegiatan Maulid Nabi ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momen krusial untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan Rasulullah ke dalam kehidupan sehari-hari siswa. Kami berharap melalui peringatan ini, para siswa dapat meneladani akhlak mulia Nabi, terutama dalam mempraktikkan rasa hormat dan kasih sayang kepada orang tua serta guru,” ujar Maman Suparman.
Suasana peringatan menjadi semakin hidup dengan hadirnya pendongeng Islami, Solihin, yang akrab disapa Kak Ochin. Lewat pendekatan seni bercerita yang interaktif dan komunikatif, Kak Ochin membawakan kisah tentang indahnya surga serta pentingnya berbakti kepada kedua orang tua. Metode pendongengan ini dipilih agar pesan-pesan keagamaan yang mendalam dapat dicerna dengan mudah dan menyenangkan oleh para siswa sekolah dasar.
Tidak hanya mendengarkan tausiyah dan dongeng moral, para siswa SDN Abadijaya 3 juga terlibat aktif dalam memeriahkan acara melalui berbagai pertunjukan seni Islami. Salah satu penampilan yang menyedot perhatian adalah pertunjukan seni hadroh yang dibawakan langsung oleh para siswa.

“Ajang ini sekaligus menjadi wadah bagi sekolah untuk menggali dan menampilkan bakat seni keagamaan yang dimiliki oleh para peserta didik,” ucapnya. (*)


