HomeOlahragaSejarah Kemenangan Terpanjang Manchester United, Siap Cukur Rambut Jika Lima Kali Beruntun

Sejarah Kemenangan Terpanjang Manchester United, Siap Cukur Rambut Jika Lima Kali Beruntun

Jabaran.id — Sebuah nazar unik telah menjelma menjadi fenomena global yang mengiringi setiap langkah Manchester United di musim ini. Seorang penggemar setia Setan Merah, Frank Ilett, masih setia memanjangkan rambutnya hingga detik ini, karena tantangan yang ia buat sendiri belum juga terpenuhi: Manchester United harus meraih lima kemenangan beruntun.

Pria yang dikenal dengan nama akun media sosial “The United Strand” ini memulai tantangan gila tersebut pada Oktober 2024. Saat itu, ia hanya ingin menciptakan sesuatu yang ringan dan lucu di tengah masa sulit yang dihadapi tim kesayangannya. Namun, siapa sangka, hampir 500 hari telah berlalu dan rambut Ilett kini telah tumbuh panjang dan lebat, menjadikannya simbol kesabaran dan loyalitas yang tidak biasa di dunia sepak bola.

“Saya mencintai Manchester United dan tentu berharap mereka bisa menang beruntun lima kali. Saya tidak tahu akan seviral ini,” ungkap Ilett kepada BBC, menceritakan awal mula tantangan yang tak terduga itu.

Apa yang semula hanya lelucon di antara teman-teman sesama penggemar berubah menjadi narasi besar yang mengiringi perjalanan tim. Ilett menambahkan bahwa ia tak menyangka aksinya akan mendapat perhatian seluas ini. “Saya pikir itu hanya akan berlangsung beberapa bulan dan akan sedikit lucu. Itu adalah sesuatu untuk menyebarkan humor kepada para penggemar Man United di masa sulit,” kenangnya kepada ESPN, mengakui bahwa target itu dulu terasa realistis mengingat tim pernah melakukannya di masa lalu.

- Advertisement -

Perjalanan menuju lima kemenangan beruntun ternyata bukan perkara mudah bagi Manchester United. Hingga saat ini, catatan terbaik Setan Merah di bawah asuhan pelatih Ruben Amorim adalah tiga kemenangan beruntun. Bahkan, Amorim yang sempat membawa angin segar dengan membawa tim mendekati papan atas, akhirnya harus meninggalkan kursi kepelatihan sebelum mampu mewujudkan impian Ilett.

Momentum terbaik justru datang di era pelatih interim Michael Carrick. Mantan gelandang legendaris itu nyaris mengakhiri penderitaan Ilett. Carrick sukses membawa Manchester United meraih empat kemenangan beruntun di Liga Inggris. Sayangnya, asa untuk meraih kemenangan kelima harus pupus setelah timnya ditahan imbang 1-1 oleh West Ham United dalam laga yang berlangsung sengit.

Di tengah hiruk-pikuk dunia maya yang terus menyorot rambut Ilett, para pemain memilih untuk tetap fokus pada target di lapangan. Penyerang andalan Manchester United, Matheus Cunha, angkat bicara mengenai tantangan viral tersebut. Ia dengan tegas menyatakan bahwa prioritas tim tetaplah performa dan perolehan poin, bukan sensasi di luar lapangan.

Cunha menyayangkan jika publik lebih terfokus pada hal-hal seperti itu daripada usaha keras tim di lapangan. Ia menekankan bahwa target tim jauh lebih besar dari sekadar memenuhi nazar seorang suporter.

“Orang-orang lebih khawatir soal lima kemenangan karena potongan rambut daripada 15 poin. Jadi saya lebih memilih 15 poin, saya tidak peduli sama sekali dengan rambutnya,” ujar Cunha dengan tegas kepada RomarioTV.

Penyerang asal Brasil itu mengakui bahwa topik tersebut sesekali memang masuk ke ruang ganti, namun tidak pernah menjadi bahan bakar motivasi bagi para pemain. “Kami kadang membicarakannya, tetapi itu tidak terlalu memotivasi kami. Kami tidak melihatnya sebagai sesuatu yang keren. Tidak ada yang lebih menginginkan lima kemenangan itu selain kami, atau lebih banyak kemenangan lagi. Tetapi saya rasa tekanan karena rambutnya sedikit menutupi keindahan yang bisa ada di musim ini,” jelas Cunha, memberikan perspektif bahwa target olahraga tetaplah hal utama.

Jika ditelisik lebih dalam, ambisi Frank Ilett untuk merayakan lima kemenangan beruntun sebenarnya terbilang cukup sederhana jika dibandingkan dengan rekor klub di masa lampau. Data sejarah menunjukkan bahwa Manchester United pernah mencatatkan rekor kemenangan beruntun yang jauh lebih fantastis, meskipun terjadi lebih dari seabad yang lalu.

Menurut catatan yang dilansir dari Sports Illustrated dan dikutip oleh detikSport, rekor kemenangan beruntun tertinggi dalam sejarah Manchester United adalah 14 kali . Prestasi luar biasa ini diukir pada musim 1904-05, saat itu klub yang dulunya bernama Newton Heath masih berkompetisi di divisi kedua. Menariknya, rekor 14 kemenangan beruntun itu pun belum cukup membawa mereka promosi ke divisi teratas kala itu, karena harus tertinggal dari Liverpool dan Bolton. Promosi baru berhasil diraih setahun kemudian, pada musim 1907-08.

Memasuki era Premier League yang lebih modern, torehan sembilan kemenangan beruntun menjadi catatan tertinggi yang pernah diukir. Prestasi ini dicatatkan di dua kesempatan berbeda pada era keemasan Sir Alex Ferguson. Selain itu, manajer asal Portugal, Jose Mourinho, juga pernah membawa United meraih catatan serupa pada tahun 2016, menunjukkan bahwa konsistensi tinggi pernah menjadi ciri khas tim di masa lalu.

Hingga berita ini diturunkan, Frank Ilett masih setia menanti dua kemenangan lagi untuk segera mendatangi tukang cukur. Perjalanannya yang penuh dengan harap dan cemas ini tidak hanya menjadi konsumsi publik, tetapi juga menginspirasi banyak pihak. Dalam wawancaranya, Ilett pernah mengungkapkan bahwa di balik aksi viralnya ini, ia juga berencana untuk menyumbangkan rambutnya untuk tujuan amal, seperti untuk anak-anak penderita kanker.

Sementara itu, Michael Carrick dan para pemain terus berbenah untuk mengembalikan konsistensi tim. Dengan kualitas skuad yang ada, torehan empat kemenangan beruntun yang baru saja dicatatkan setidaknya memberikan sinyal positif bahwa era sulit mungkin akan segera berakhir. Entah kapan tepatnya, yang pasti dunia maya dan para penggemar sepak bola di seluruh dunia akan tetap menanti momen bersejarah ketika Frank Ilett akhirnya duduk di kursi tukang cukur, menandai berakhirnya sebuah nazar panjang dan dimulainya lembaran baru bagi Manchester United. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here