Jabaran.id – SMPN 16 Depok menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 228 siswa kelas VII Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan lingkungan sekolah, menanamkan nilai-nilai positif, serta membekali siswa dengan pengetahuan tentang bahaya pergaulan modern, seperti pornografi, narkoba, dan judi online.
Kepala SMPN 16 Depok, Agus Purwanto, menjelaskan bahwa MPLS tahun ini melibatkan berbagai pemateri kompeten, baik dari internal sekolah maupun eksternal.

“Kami menggandeng Babinsa Kelurahan Cimpaeun dan perwakilan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memberikan pemahaman mendalam tentang hukum dan kedisiplinan. Sementara itu, guru-guru kami memberikan materi seputar Wawasan Wiyata Mandala, profil lulusan, motivasi belajar, serta pengenalan lingkungan sekolah,” ujarnya.
Ketua MPLS SMPN 16 Depok, Tanzyadoli Silaban menambahkan, sekolah juga memperkenalkan 7 Gerakan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.
“Kami ingin menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi siswa. Sekolah harus menjadi rumah kedua yang ramah, tempat mereka bisa tumbuh sebagai generasi hebat,” tegasnya.
Doli menjelaskan, selain materi akademik dan kedisiplinan, para siswa juga diberi pemahaman tentang bahaya pernikahan usia dini, kekerasan, dan dampak negatif judi online. Hal ini sejalan dengan upaya sekolah untuk membentengi siswa dari pengaruh buruk di era digital.
“Harapan kami, melalui MPLS ini, siswa tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memahami tanggung jawab mereka sebagai pelajar. Kami berkomitmen menciptakan Sekolahku Ramah, di mana setiap anak merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar,” pungkas Doli.
Kegiatan MPLS di SMPN 16 Depok diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi siswa baru dalam memulai perjalanan pendidikan mereka. Dengan pendekatan holistik, sekolah berupaya mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan berwawasan luas. (*)
