HomePendidikanSMPN 22 Depok Raih Penghargaan Adiwiyata Kota Berkat Komitmen Tinggi

SMPN 22 Depok Raih Penghargaan Adiwiyata Kota Berkat Komitmen Tinggi

Jabaran.id – SMPN 22 Depok membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah-langkah kecil. Sekolah yang berlokasi di Jalan Bima Raya, Kecamatan Sukmajaya ini berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota Depok, sebuah apresiasi atas komitmen panjang mereka dalam menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, asri, dan minim sampah.

Kepala SMPN 22 Depok, Eriyasti, menegaskan bahwa tujuan utama sekolah bukan sekadar mengejar penghargaan.

SMPN 22 Depok jadi sekolah adiwiyata 2
SMPN 22 Depok kerjasama dengan WWF Indonesia dan Kampus Merdeka.

Awalnya, kami hanya ingin membenahi lingkungan sekolah agar lebih nyaman dan ramah lingkungan. Baru kemudian kami mengikuti program Adiwiyata untuk mempelajari komponen-komponen apa saja yang diperlukan. Alhamdulillah, upaya ini membuahkan hasil,” ujarnya.

- Advertisement -

Perjalanan menuju Adiwiyata dimulai dengan program sederhana namun berdampak besar: wajib membawa tempat minum sendiri bagi seluruh siswa. Kebijakan ini kemudian berkembang menjadi kerja sama dengan pedagang kantin untuk mengurangi sampah plastik.

“Kami meminta kantin tidak lagi menyediakan sedotan plastik dan tutup minuman sekali pakai. Pedagang juga mulai menggunakan wadah makanan yang bisa dipakai ulang,” jelas Eriyasti.

Tidak berhenti di situ, sekolah dengan 1.164 siswa dan 43 guru, semua karyawan baik di Tenaga Administrasi Sekolah, dan juga petugas kebersihan sekolah juga memiliki perannya masing-masing dalam membangun budaya buang sampah pada tempatnya serta penghijauan lingkungan. Lalu di SMPN 22 Depok juga ada Tim Adiwiyata yang diketuai oleh Luh Sariningsih, yang di dalamnya juga ada Kader Adiwiyata yang anggotanya adalah siswa.

“Kami sadar, dengan jumlah warga sekolah yang besar, semua harus dimulai dari kesadaran individu. Itu yang kami tanamkan terus-menerus,” tambahnya.

Penghargaan Adiwiyata bukanlah garis finis bagi SMPN 22 Depok. Eriyasti menyebutkan bahwa ini justru menjadi pemicu untuk terus berinovasi dalam program lingkungan.

“Kami ingin budaya ramah lingkungan ini benar-benar melekat, bukan sekadar formalitas. Ke depan, akan ada lebih banyak program yang melibatkan seluruh warga sekolah,” tegasnya.

Pendekatan bertahap dan konsisten mereka membuktikan bahwa transformasi lingkungan tidak memerlukan biaya besar, melainkan komitmen dan kesadaran kolektif. Dengan penghargaan ini, SMPN 22 Depok semakin mantap menapaki jalan sebagai pelopor sekolah berwawasan lingkungan di Kota Depok.

Kuncinya ada di konsistensi. Program apapun tidak akan berarti jika tidak dijalankan dengan sungguh-sungguh,” tutur Eriyasti.

SMPN 22 Depok juga telah menjalin kerjasama dengan WWF Indonesia dan Kampus Merdeka. Dimana, dalam kerjasama tersebut,  bukan untuk membuat tidak ada sampah sama sekali di sekolah, tetapi meminimalisir adanya sampah di sekolah. SMPN 22 Depok adalah salah satu dari 17 SMP di Kota Depok, yang di dalamnya ada lima SMP Negeri yang meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Kota Depo. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here