Jabaran.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMPN 30 Depok. Sebanyak tujuh siswa terpilih untuk mewakili kota Depok dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porpemprov) Jawa Barat tahun 2026. Ketujuh siswa tersebut tersebar dalam enam cabang olahraga yang dipertandingkan, mulai dari catur, kriket, panjat tebing, atletik, panahan, hingga tenis lapangan.
Kepala SMPN 30 Depok, Asri Khaerunnisa, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian para siswanya. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari pembinaan yang konsisten terhadap potensi dan bakat siswa di bidang olahraga.

“Ini adalah sebuah pencapaian yang luar biasa. Dimana, siswa dari SMPN 30 Depok bisa berkiprah di ajang yang sangat bergengsi, berkompetisi dengan atlet-atlet profesional yang skalanya cukup besar,” ujar Asri Khaerunnisa di Depok, Jumat.
Ketujuh siswa tersebut adalah Andra Alfaridzi Ahmar (kelas IX) yang berlaga di cabang olahraga catur, Narvitalgea (kelas IX) di cabang kriket, Putra Pandira (kelas IX) dan Ghaizan Alfath (kelas VIII) di cabang panjat tebing. Selanjutnya, Queen Jasmin (kelas VIII) turun di cabang atletik, Alden Sharesf (kelas VIII) di cabang panahan, serta M. Jafar Harisah (kelas IX) yang berkompetisi di cabang tenis lapangan.
Menurut Asri, keikutsertaan para siswa di ajang bergengsi tingkat provinsi ini tidak lepas dari konsep sekolah yang mengedepankan pengembangan bakat olahraga. SMPN 30 Depok diketahui menerapkan konsep sekolah tematik olahraga dalam proses pembelajarannya.
“SMPN 30 Depok memang menjadi sekolah konsep tematik olahraga. Oleh karena itu, siswa-siswa di SMPN 30 Depok adalah siswa yang memang dilatih dan dibina tidak hanya akademiknya saja, tetapi juga pada potensi dan pengembangan bakatnya, terutama olahraga,” jelasnya.

Asri menambahkan, pembinaan yang dilakukan sekolah tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengasah kemampuan di bidang non-akademik, khususnya olahraga. Menurutnya, keseimbangan antara prestasi akademik dan pengembangan bakat menjadi perhatian utama dalam mendidik siswa.

Lebih lanjut, Asri berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berprestasi hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Ia menyebut, ada kemungkinan siswa dari SMPN 30 Depok dapat berkiprah di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) di masa mendatang.
“Bahkan, bisa kemungkinan nanti siswa dari SMPN 30 Depok bisa berkiprah di Pekan Olahraga Nasional (PON),” pungkasnya.
Partisipasi tujuh siswa SMPN 30 Depok di Porpemprov Jabar 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di tingkat sekolah dapat menghasilkan atlet muda yang mampu bersaing di level provinsi. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan potensi siswa di berbagai bidang. (*)



