HomePendidikanSTIE MBI Gelar Kick-Off Community Development: "KKMP Berdaya, Penguatan Mindset, Tata Kelola...

STIE MBI Gelar Kick-Off Community Development: “KKMP Berdaya, Penguatan Mindset, Tata Kelola yang Baik, dan Transparansi Keuangan”

Jabaran.id – STIE Manajemen Bisnis Indonesia (MBI) secara resmi memulai rangkaian program pengabdian masyarakat melalui acara “Kick-Off Community Development” yang diselenggarakan pada Selasa, 23 Juni 2026. Dengan mengusung tema “KKMP Berdaya, Penguatan Mindset, Tata Kelola yang Baik, dan Transparansi Keuangan”, kegiatan strategis ini dirancang untuk memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan lembaga koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang akuntabel.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, Dr. Mohammad Thamrin, S.Sos., M.M., serta Ketua (Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Depok, Dr. H. Teguh Prajitno, S.E., M.M. Turut hadir memberikan dukungan, Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kota Depok yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Bapak Zulkardi.

STIE MBI acara tentang koperasi 2

Program pengabdian masyarakat ini digawangi oleh Widya Yunitawati, S.H., M.M. selaku koordinator pelaksana, bersama Ketua Program Studi Manajemen, Dr. Andi Primafira Bumandava Eka, S.E., S.H., M.M., dan Ketua Program Studi Akuntansi, Rosalina, S.E., M.Ak. Agenda kick-off ini juga diramaikan oleh kehadiran seluruh pengurus KKMP se-Kota Depok, jajaran Dosen Narasumber dari STIE MBI, serta mahasiswa STIE MBI yang akan terlibat aktif dalam program pendampingan.

- Advertisement -

Dalam paparan materinya yang selaras dengan tema acara, Kepala DKUM Kota Depok, Dr. Mohammad Thamrin, S.Sos., M.M., mengimbau agar para pengurus KKMP mengadopsi pola pikir yang terus berkembang (growth mindset). Beliau menekankan pentingnya penerapan tata kelola yang baik (good governance) serta transparansi keuangan agar KKMP dan jajaran pengurusnya dapat sepenuhnya dipercaya oleh anggota. Untuk mewujudkan hal tersebut, beliau menegaskan bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus koperasi wajib terus dibina dan ditingkatkan kemampuannya secara berkelanjutan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Dekopinda Kota Depok, Dr. H. Teguh Prajitno, S.E., M.M., selaku pimpinan induk organisasi yang menaungi gerakan koperasi di tingkat daerah, menghimbau agar internal pengurus KKMP selalu menjaga soliditas. Menurutnya, keselarasan antara pengurus dan komitmen transparansi akan meningkatkan kepercayaan (trust) anggota. Dengan begitu, KKMP ke depan diharapkan mampu menyediakan segala kebutuhan anggotanya secara optimal dan memastikan seluruh roda usahanya berjalan tegak lurus sesuai dengan prinsip-prinsip murni koperasi.

Di sisi lain, tantangan riil di lapangan diketengahkan oleh Bapak Zulkardi selaku perwakilan Forum. Dalam sambutannya, ia memaparkan sejumlah isu krusial yang saat ini dihadapi oleh KKMP, mulai dari kebutuhan restrukturisasi organisasi, urgensi menghadirkan pengurus yang kredibel, pembenahan administrasi tata kelola yang selama ini masih kurang, hingga tantangan adaptasi digitalisasi bagi koperasi di tingkat kelurahan.

Menanggapi berbagai tantangan riil tersebut, Ketua Program Studi Manajemen STIE MBI, Dr. Andi Primafira Bumandava Eka, S.E., S.H., M.M., menambahkan bahwa kunci utama penyelesaian masalah ini terletak pada kolaborasi yang solid. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran program Community Development ini dirancang untuk menjadi bagian dari solusi konkret atas kendala-kendala yang dihadapi oleh koperasi.

“Melalui kolaborasi erat ini, program Community Development hadir sebagai salah satu bentuk solusi nyata dalam mengurai permasalahan di dalam koperasi. Walaupun langkah yang kita mulai ini tampak kecil dan di tengah keterbatasan waktu pelaksanaan, kami berharap seluruh rangkaian pendampingan ini dapat memberikan stimulan yang kuat serta membawa dampak yang positif dan memberikan keberdayaan yang nyata bagi semua pihak yang terlibat,” ungkap Dr. Andi Primafira.

Pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini turut didukung penuh oleh kemitraan strategis dari dunia usaha dan profesional, di antaranya PT Bena Sinergitas Indonesia, QIYAS Lawfirm, serta PT Delima Agro Selaras sebagai salah satu produsen komoditas pangan nasional.

Koordinator pelaksana, Widya Yunitawati, S.H., M.M., menegaskan kembali komitmen institusi. Kolaborasi multi-pihak ini merupakan langkah nyata kampus dalam mengejawantahkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Dukungan dari pemerintah, manajemen internal program studi, pelaku usaha, hingga konsultan hukum memastikan bahwa pendampingan ekonomi dan tata kelola yang kami berikan kepada koperasi dan warga memiliki fondasi yang kuat, komprehensif, dan berkelanjutan,” ucapnya.

Melalui program Community Development ini, tim dosen dan mahasiswa STIE MANAJEMEN BISNIS INDONESIA akan menjawab langsung tantangan-tantangan tersebut dengan memberikan pelatihan, penguatan kelembagaan, pembinaan administrasi, hingga literasi keuangan dan manajemen berbasis digital. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem perekonomian warga yang lebih tangguh, akuntabel, dan berdaya saing tinggi. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here