Jabaran.id – Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Universitas Warmadewa Bali telah sukses menyelenggarakan dua ajang kompetisi internasional, yakni International Youth Business Competition (IYBC) dan Indonesia International IoT Olympiad (I3O) pada bulan Juni 2025 ini.
Kompetisi terbagi dalam dua format pelaksanaan: kompetisi daring (online) yang telah dilaksanakan pada 11 dan 13 Juni 2025, serta kompetisi luring (offline) yang diselenggarakan langsung di Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali pada 19–22 Juni 2025.

Tahun 2025 menjadi momentum spesial karena merupakan tahun penyelenggaraan ke-5 untuk IYBC dan tahun ke-4 untuk I3O. Tahun ini, IYBC diikuti oleh 45 tim dari 6 negara, sementara I3O diikuti oleh 43 tim dari 8 negara, termasuk: Malaysia, Romania, Thailand, Korea Selatan, Vietnam, Turkmenistan, Bangladesh, India, Kazakhstan, Türkiye, dan tentu saja Indonesia.
Yang menarik, dalam kompetisi luring tahun ini, masing-masing kompetisi dihadiri langsung oleh delegasi luar negeri. Tim dari Vietnam hadir secara langsung dalam ajang IYBC, sementara tim dari Malaysia turut hadir langsung dalam kompetisi I3O.

Tidak hanya memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu, para peserta juga berlomba untuk meraih skor tertinggi demi memenangkan IYSA Grand Prize, yang diberikan kepada tim dengan performa terbaik di masing-masing kompetisi.
Dua tim yang berhasil meraih IYSA Grand Prize tahun ini adalah Tim dari Universitas Warmadewa (kompetisi I3O), yang membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp 750.000. Lalu satunya lagi tim dari SMA Kristen Rehoboth Ambon, YPPK Dr. J.B. Sitanala (kompetisi IYBC), yang meraih hadiah uang tunai sebesar Rp 1.000.000. (*)
