HomePendidikanVokasi UI Edukasi Orang Tua Cegah Kekerasan Seksual pada Remaja Cerebral Palsy

Vokasi UI Edukasi Orang Tua Cegah Kekerasan Seksual pada Remaja Cerebral Palsy

Jabaran.id — Keterbatasan fisik dan kognitif membuat remaja putri penyandang Cerebral Palsy (CP) tidak hanya rentan mengalami kesulitan menjaga kebersihan saat menstruasi, tetapi juga berisiko tinggi menjadi korban kekerasan seksual.

Menjawab ancaman tersebut, Program Studi Fisioterapi Sekolah Vokasi UI (Universitas Indonesia) menggelar program edukasi dan pelatihan praktis bagi orang tua pendamping di Kampus UI Depok, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Kegiatan yang didukung Direktorat Pengabdian Inovasi Sosial (DPIS) UI ini menggandeng komunitas Rumah Cerebral Palsy (RCP) Jakarta Selatan. Sebanyak 65 orang tua dan 35 remaja putri penyandang CP dibekali materi kesehatan reproduksi, pemahaman sentuhan aman (safe touch) dan tidak aman (unsafe touch), hingga teknik fisioterapi ergonomis untuk caregiver.

Ketua Tim Pengabdi UI, Aditya Denny Pratama menegaskan bahwa pendampingan remaja putri penyandang CP memerlukan keterampilan khusus agar anak terlindungi sekaligus menjaga kesehatan fisik orang tua.

- Advertisement -

“Pendampingan terhadap remaja putri dengan CP membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif. Orang tua perlu memahami cara membantu anak dalam perawatan diri secara aman dan ergonomis, sekaligus membekali mereka dengan pemahaman mengenai batasan tubuh serta sentuhan yang aman dan tidak aman,” kata Denny.

Denny menambahkan bahwa intervensi ini juga fokus pada hal teknis harian seperti postur tubuh orang tua saat mengganti pembalut anak agar terhindar dari cedera fisik dan kelelahan kronis. Selain itu, UI memperkenalkan platform digital pelukcp.site dan modul buku saku agar materi dapat diakses mandiri dari rumah.

“Perubahan dapat dimulai dari hal-hal yang terlihat sederhana, seperti mengajarkan orang tua cara memosisikan tubuh dengan benar ketika merawat anak, memberikan pengetahuan untuk melindungi anak dari risiko kekerasan seksual, serta menyediakan sumber belajar yang dapat mereka akses kembali secara mandiri,” ujar Denny.

Ketua Komunitas Rumah Cerebral Palsy, Wardha Lathifah, menyambut positif pelatihan ini karena memberikan wawasan baru yang langsung dapat diterapkan dalam perawatan harian di rumah.

“Mengikuti kegiatan hari ini sangat menambah ilmu dan wawasan saya sebagai orang tua. Saya mendapatkan insight baru mengenai bagaimana penanganan anak CP di rumah dan bagaimana kami sebagai orang tua juga perlu menjaga tubuh serta postur saat menjalankan peran sebagai caregiver anak CP,” ungkap Wardha.

Program pengabdian masyarakat ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi Sekolah Vokasi UI dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), serta SDG 5 (Kesetaraan Gender).

TERBARU

spot_img
spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here