Jabaran.id – Puluhan siswa SMKN 8 Jakarta antusias mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Office Administration Sharing in School (OASIS) 2026 yang digelar Himpunan Mahasiswa Administrasi Perkantoran (HIMORA) Vokasi UI (Universitas Indonesia) pada Jumat, 19 Juni 2026.
Acara yang melibatkan 70 siswa, enam dosen, serta 18 mahasiswa ini hadir untuk membekali para pelajar dengan pemahaman mendalam seputar digital office, green office, peluang karier green jobs, hingga literasi keuangan.
Ketua Program Studi Administrasi Perkantoran Vokasi UI, Mila Viendyasari, S.Sos., M.Si., menegaskan pentingnya adaptasi kompetensi bagi calon tenaga kerja muda di tengah pesatnya perkembangan zaman.

“Kami berharap kegiatan tersebut dapat membantu para siswa memahami peluang pendidikan dan karier di bidang administrasi perkantoran secara lebih luas. Pemahaman mengenai digital office, green office, green jobs, serta pengelolaan keuangan dinilai menjadi bekal penting agar generasi muda mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus membangun perilaku yang efisien, bertanggung jawab, dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujar Mila.
Sesi materi diisi langsung oleh akademisi dan praktisi profesional. Dosen Administrasi Perkantoran UI, Radityo Kusumo Santoso, S.I.A., M.M., memaparkan konsep ekonomi hijau serta peran vital administrasi modern dalam mendukung kelestarian lingkungan melalui penerapannya di ruang kerja.
Radityo mengatakan, “Peran tenaga administrasi saat ini tidak lagi terbatas pada pengelolaan pekerjaan administratif, tetapi berkontribusi dalam mendukung keberlanjutan dengan mengembangkan sistem pemantauan penggunaan kertas, mengoperasikan dokumen digital, menyelenggarakan rapat tanpa kertas, mengelola limbah elektronik, hingga membantu penyusunan laporan keberlanjutan perusahaan. Peran tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan administrasi memiliki posisi penting dalam membangun proses bisnis yang lebih efisien dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.”
Tak hanya berfokus pada wawasan lingkungan, peserta juga mendapatkan edukasi finansial dari Direktur Operasional PT BPR Sumber Artha Rahayu, Apriati Niningsi. Ia menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam memanfaatkan kemudahan teknologi keuangan digital, termasuk bahaya pinjaman daring ilegal serta fasilitas paylater.
Apriati menekankan bahwa penggunaan layanan keuangan “bukan soal pakai atau tidak, tetapi soal paham atau tidak.”
Merespons positif sinergi ini, Kepala SMKN 8 Jakarta, Siti Rustini, M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaboratif yang sejalan dengan penguatan program Sustainable Development Goals (SDGs) dan UI GreenMetric tersebut.
“Kami mengapresiasi kehadiran Vokasi UI melalui OASIS 2026 karena para siswa tidak hanya memperoleh informasi mengenai pendidikan vokasi dan perkembangan administrasi perkantoran, tetapi juga dibekali pemahaman tentang green office, green jobs, serta pengelolaan keuangan. Pengetahuan tersebut menjadi bekal penting agar mereka lebih siap melanjutkan pendidikan dan menghadapi dunia kerja yang terus berkembang,” ujar Siti.
