HomeJabarJawa Barat Puncaki Realisasi Investasi 2025, Tembus Rp 296,8 Triliun Lampaui Target

Jawa Barat Puncaki Realisasi Investasi 2025, Tembus Rp 296,8 Triliun Lampaui Target

Jabaran.id – Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatatkan Jawa Barat sebagai provinsi dengan realisasi investasi tertinggi di Indonesia sepanjang tahun 2025. Realisasi tersebut mencapai Rp 296,8 triliun, atau 109,9 persen dari target yang telah ditetapkan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja keras berbagai pihak dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, inklusif, dan berkelanjutan. “Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat terus berupaya memastikan investasi di Jabar aman dan mudah sehingga dipercaya investor,” kata Dedi Mulyadi dalam siaran pers yang diterbitkan pada Jumat, 16 Januari 2026.

Data BKPM mengungkap komposisi sumber investasi yang hampir berimbang antara modal asing dan domestik. Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar Rp 147,02 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menyumbang Rp 149,8 triliun. Komposisi ini menunjukkan peran seimbang antara investor asing dan pelaku usaha nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

- Advertisement -

Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan harapannya agar arus investasi yang besar ini dapat berkontribusi langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap investasi dapat membuka lapangan kerja baru, menggerakkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mendorong pemerataan pembangunan ke berbagai wilayah di Jawa Barat.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus memperkuat iklim investasi melalui berbagai langkah strategis. Langkah-langkah tersebut mencakup penyederhanaan perizinan dan birokrasi, penguatan infrastruktur pendukung investasi, serta peningkatan konektivitas antarwilayah. Ia juga menegaskan prinsip dasar dalam pengelolaan investasi di daerahnya.

Jawa Barat terbuka bagi investasi, tetapi tetap berpijak pada kepentingan rakyat,” kata Dedi Mulyadi.

Ia menambahkan bahwa setiap investasi yang masuk diupayakan berjalan selaras dengan kelestarian lingkungan hidup dan nilai-nilai kearifan lokal yang ada di masyarakat.

Realisasi investasi Jawa Barat yang melampaui target dan menempati posisi tertinggi nasional ini memperkuat peran provinsi tersebut sebagai salah satu motor utama perekonomian Indonesia. Keseimbangan antara PMA dan PMDN juga memberikan gambaran tentang stabilitas dan daya tarik pasar Jawa Barat bagi kedua sumber modal tersebut. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here