HomePendidikanTasyakuran Kelulusan 454 Siswa SMPN 22 Depok : Kesuksesan Bukan Akhir Segalanya

Tasyakuran Kelulusan 454 Siswa SMPN 22 Depok : Kesuksesan Bukan Akhir Segalanya

Jabaran.id – Sebanyak 454 siswa kelas IX SMPN 22 Depok angkatan tahun pelajaran 2025-2026 dinyatakan lulus 100 persen. Kelulusan total ini dirayakan dalam sebuah tasyakuran yang digelar atas kolaborasi antara Komite SMPN 22 Depok, orang tua siswa, serta pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Ketua Panitia Tasyakuran Kelulusan, Nurhawanih, menjelaskan bahwa seluruh siswa yang lulus tersebut terbagi dalam 11 rombongan belajar (rombel).

tasyakuran SMPN 22 Depok 2

“Ini adalah lulusan angkatan ke-X SMPN 22 Depok,” ungkap Nurhawanih.

- Advertisement -

Ia menambahkan bahwa tasyakuran kali ini mengusung tema ‘kukenang bersamamu, kukembangkan ilmuku, kugapai cita-citaku’.

Lebih lanjut, Nurhawanih menyampaikan pesan penting kepada para lulusan. Menurutnya, kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan hidup.

“Kesuksesan bukan akhir dari segalanya, terus berjuang untuk kehidupan selanjutnya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak melupakan akar yang telah membawa mereka ke masa depan.

“Jangan melupakan akar yang telah membawa ke masa depan, yakni SMPN 22 Depok,” pesan Nurhawanih.

Nurhawanih juga menambahkan fakta bahwa tingkat kelulusan 100 persen ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh pihak, termasuk guru, orang tua, dan siswa itu sendiri. Ia menyebut bahwa dari 454 siswa, tidak ada satupun yang harus mengikuti ujian susulan atau dinyatakan tidak memenuhi kriteria kelulusan.

tasyakuran SMPN 22 Depok 3

“Semua siswa berhak merayakan kelulusan bersama-sama dalam suasana penuh syukur,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komite SMPN 22 Depok, Ratu Nia Setia, turut memberikan harapan terbaiknya untuk para lulusan. Ratu Nia Setia berharap agar seluruh siswa yang telah lulus dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan impian masing-masing.

“Semoga apa yang dicita-citakan bisa diraih dengan kelancaran dan kebaikan. Setelah lulus SMP, semoga bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya yang sesuai dengan harapan,” ujar Ratu Nia Setia.

Menurut Ratu Nia Setia, peran orang tua tidak berhenti saat anak dinyatakan lulus sekolah. Ia mengingatkan bahwa pendampingan di rumah tetap menjadi faktor kunci keberhasilan anak di masa depan.

“Anak-anak butuh dukungan moral dan fasilitas yang memadai untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA atau SMK,” jelasnya.

Kepala SMPN 22 Depok, Titik Sunarsih, mengaku tema tasyakuran kali ini sangat berkesan dan sarat akan maknanya untuk apa yang sudah digapai siswa. Apa yang dijalani selama tiga tahun di SMPN 22 Depok.

“Jaga selalu almamaternya di mana saja dan kapan saja,” pesannya.

Titik Sunarsih juga menyoroti peran strategis orang tua dalam membimbing generasi muda. Ia berharap orang tua terus mendampingi anak-anak mereka meraih masa depan.

“Diharapkan juga orang tua terus membimbing dan mendampingi anak untuk bisa gapai masa depan. Karena mereka adalah generasi bangsa, yang akan mengisi masa depan bangsa,” jelas Titik Sunarsih. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here