Jabaran.id, Karawang – Kartu ATM tiba-tiba terblokir pas mau bayar di Indomaret. Buku tabungan udah penuh tapi males ngantri. Mau buka rekening baru tapi waktunya mepet jam istirahat kantor.
Kalau 3 tahun lalu, ini artinya nasabah harus ambil nomor antrian, duduk, nunggu dipanggil CS.
Sekarang di BRI Kantor Cabang Karawang Region 7 Jakarta 2, semua itu bisa nasabah urus sendiri. Namanya Mesin Digital Customer Service atau Digital CS.
Kenalan Dulu, CS yang tidak pernah lelah serta tidak pernah Istirahat. Bayangin ATM. Tapi otaknya lebih pinter. Digital CS ini mesin layanan mandiri yang kerjanya 1:1 sama Customer Service manusia. Bedanya, dia tidak butuh jam kantor.
“Digital CS memungkinkan nasabah mengakses layanan tanpa harus mengantre di meja Customer Service konvensional dan tidak bergantung pada jam operasional layanan terbatas,” jelas Pemimpin Cabang BRI Karawang, Yuliyanto.
Singkatnya, nasabah datang kapan saja ke kantor yang ada mesinnya. Urus sendiri. Selesai. Mesin Digital CS memiliki banyak keunggulan, dari buka rekening sampai cetak mutasi.
BRI menyebutnya one stop service karena memiliki 9 keunggulan yaitu pertama, pembukaan rekening baru, mau jadi nasabah BRI tidak perlu isi form ke CS. Kedua, nasabah jika ingin ganti kartu debit, semua jenis baik chip, non-chip, expired, hilang, rusak, terblokir bisa dilakukan oleh CS Digital.
Ketiga, Reissue PIN, nasabah lupa PIN bisa bikin baru di mesin. Keempat, Enable Kartu, jika kartu tidak aktif, bisa diaktifkan di sini. Kelima, Passbook Printing, nasabah bisa cetak buku tabungan yang udah penuh.
Keenam, pencetakan rekening koran, nasabah butuh bukti mutasi buat visa atau pinjaman, juga bisa dikerjakan di Mesin CS Digital. Ketujuh, nasabah bisa mengirim rekening koran via email, tidak perlu kertas, langsung masuk email.
Kedelapan, nasabah bisa cetak 5 transaksi terakhir, buat cek cepat. Kesembilan, keperluan lain-lain, semua urusan kartu dan buku tabungan pun bisa dilakukan di mesin CS Digital.
“Digital CS merupakan mesin layanan mandiri yang melayani pembukaan rekening, penggantian kartu debit, penerbitan ulang PIN, hingga pencetakan mutasi dan rekening koran,” kata Yuliyanto.
Dulu, 70% antrian di CS itu isinya soal ganti kartu, cetak butab, cetak mutasi. Padahal urusannya 3 menit kelar. Sekarang, urusan 3 menit itu dipindah ke mesin.
Dampaknya langsung terasa, antrian berkurang signifikan. CS bisa fokus ke nasabah yang butuh konsultasi kompleks, seperti kredit atau investasi. Proses lebih cepat, tidak ada nunggu dipanggil, nasabah bisa pegang kendali. Customer experience naik, nasabah tidak stres, tidak terburu-buru karena jam kantor mau tutup.
“Kehadiran Digital CS menjadi solusi konkret untuk meningkatkan kenyamanan dan kecepatan layanan, khususnya pada pembukaan rekening dan penggantian kartu,” ujar Yuliyanto.
BRI sadar, nasabah sekarang maunya cepat, praktis, bisa sendiri. Apalagi anak muda dan pelaku UMKM. Waktu sama dengan uang. Tidak ada waktu buat duduk 1 jam cuma buat cetak mutasi.
“Seluruh proses dapat dilakukan secara mandiri oleh nasabah. Ini bagian dari komitmen BRI dalam memberikan layanan modern, mudah, dan efisien,” tegasnya.
Mesin ini tidak hanya ada di Karawang. Nasabah bisa pakai juga di kantor cabang lain yang udah punya Digital CS. Dulu, kalau mau ngopi harus nunggu barista bikinin. Sekarang ada vending machine. Tekan, jadi. Bank juga gitu.
Digital CS itu vending machine-nya perbankan. Untuk urusan yang simpel, tidak perlu nunggu barista. Kerjakan sendiri aja.
“Dengan langkah ini, BRI KC Karawang menegaskan keseriusannya dalam memperkuat layanan berbasis digital sekaligus menjawab kebutuhan nasabah akan layanan perbankan yang cepat dan praktis,” tutupnya.(*)
