Jabaran.id,- Sentul City, The Alana Hotel & Conference Center Sentul City berkolaborasi dengan Embassy Tulip Chocolate menghadirkan “Chocolate Essentials: Understanding & Mastering the Art of Chocolate”, sebuah kegiatan edukatif yang mengangkat pengetahuan, teknik pengolahan, hingga inovasi dalam pemanfaatan cokelat di dunia kuliner dan pastry.
Kegiatan yang digelar pada Kamis, 13 Agustus 2026, di Vertikal, lantai 11 The Alana Hotel Sentul City, tersebut menjadi wadah bagi para profesional kuliner, pastry chef, pecinta pastry, serta pelaku usaha untuk memperluas wawasan sekaligus memperoleh pengalaman praktik secara langsung dari para chef berpengalaman.
Tidak hanya menghadirkan materi mengenai dasar-dasar cokelat, “Chocolate Essentials” juga dirancang sebagai ruang interaksi dan berbagi pengetahuan yang mempertemukan unsur edukasi, demonstrasi teknik, kreativitas, serta inovasi kuliner. Peserta mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana bahan cokelat dapat diolah melalui berbagai pendekatan untuk menghasilkan sajian yang memiliki cita rasa, tekstur, tampilan, sekaligus nilai jual yang menarik.
Sesi pertama dipandu oleh Chef Benty, Corporate Pastry Chef PT Nirwana Lestari – Embassy Tulip. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai aspek fundamental dalam pengolahan cokelat, mulai dari karakteristik bahan, pemahaman terhadap sifat cokelat, hingga teknik penanganan yang tepat.
Pemahaman terhadap karakter cokelat menjadi salah satu aspek penting dalam menghasilkan produk pastry berkualitas. Kesalahan dalam proses pengolahan maupun penanganan dapat memengaruhi tekstur, tampilan, hingga cita rasa produk yang dihasilkan.
Agar materi tidak berhenti pada teori, Chef Yogie, yang merupakan bagian dari tim Chef Benty, turut melakukan demonstrasi langsung di hadapan peserta. Salah satu kreasi yang diperagakan adalah Dubai Chocolate, mulai dari konsep, proses pengolahan bahan, teknik pembuatan, hingga tahap akhir penyelesaian produk.
Demonstrasi tersebut memberikan gambaran yang lebih konkret kepada peserta mengenai penerapan teknik pengolahan cokelat dalam produk pastry. Peserta juga dapat mengamati secara langsung tahapan kerja chef sekaligus memahami berbagai hal yang perlu diperhatikan untuk menghasilkan produk dengan kualitas dan tampilan yang konsisten.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi Molecular Gastronomy yang dipandu oleh Chef Leo, Executive Chef The Alana Hotel Sentul City, bersama tim.

Sesi ini membawa peserta pada pendekatan yang berbeda dalam mengeksplorasi cokelat. Jika pada sesi sebelumnya peserta memperoleh pemahaman mengenai dasar dan teknik pengolahan, Molecular Gastronomy memperlihatkan bagaimana sains dapat dipadukan dengan kreativitas untuk menghasilkan pengalaman kuliner yang lebih inovatif.
Melalui demonstrasi interaktif, peserta dapat melihat secara langsung proses eksplorasi bahan, teknik, tekstur, dan penyajian. Interaksi antara chef dan peserta juga menjadi bagian penting dari sesi tersebut karena memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi serta memahami alasan di balik penggunaan teknik tertentu.
Peserta bahkan mendapatkan pengalaman untuk mencoba membuat kreasi secara langsung dengan pendampingan Chef Leo dan tim. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya bersifat satu arah, tetapi memberikan ruang bagi peserta untuk terlibat dalam proses pembelajaran secara lebih aktif.
Menurut Chef Leo, perkembangan industri kuliner yang semakin dinamis menuntut para pelaku industri untuk terus belajar dan mengeksplorasi berbagai teknik baru, namun tetap memahami karakter dasar dari bahan yang digunakan.
“Dunia kuliner terus berkembang, sehingga kreativitas dan kemauan untuk terus belajar menjadi hal yang sangat penting. Dalam sesi Molecular Gastronomy, kami ingin menunjukkan bahwa cokelat dapat dieksplorasi dengan berbagai pendekatan dan teknik modern. Bukan sekadar menciptakan produk yang menarik secara visual, tetapi juga bagaimana kita dapat menghadirkan pengalaman, tekstur, rasa, dan konsep yang berbeda dalam sebuah sajian,” jelas Chef Leo, Executive Chef The Alana Hotel Sentul City.
Rangkaian “Chocolate Essentials” ditutup dengan sesi yang dipandu oleh Chef Wibi, Pastry Chef The Alana Hotel Sentul City. Pada sesi tersebut, Chef Wibi memperkenalkan kreasi Healthy Chocolate Doughnut yang memadukan teknik pastry modern dengan pendekatan yang lebih kreatif dalam mengolah cokelat.
Kreasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa inovasi dalam dunia pastry tidak hanya berkaitan dengan tampilan produk, tetapi juga bagaimana seorang chef dapat mengembangkan resep dan teknik untuk menghasilkan produk yang relevan dengan kebutuhan serta preferensi konsumen.
Melalui berbagai sesi yang dihadirkan, peserta memperoleh perspektif yang lebih luas bahwa cokelat memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi beragam produk kuliner. Mulai dari produk pastry klasik hingga kreasi modern yang mengedepankan pengalaman rasa, tekstur, visual, dan konsep.
Selain menghadirkan para chef profesional sebagai pembicara dan demonstrator, kegiatan ini juga mendapatkan antusiasme dari peserta yang berasal dari kalangan pelaku usaha pastry.
Salah satunya adalah Putri, peserta yang juga menjalankan usaha di bidang pastry. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat karena peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teoritis, tetapi juga dapat melihat langsung penerapan teknik pengolahan cokelat.
“Sebagai pelaku usaha pastry, mengikuti Chocolate Essentials memberikan banyak insight baru bagi saya, terutama mengenai bagaimana menangani cokelat dengan teknik yang tepat sekaligus mengembangkannya menjadi produk yang menarik dan memiliki nilai jual. Yang paling seru, kami tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga dapat melihat proses dan tekniknya secara langsung dari para chef profesional. Tentunya banyak ilmu dari kegiatan ini yang bisa saya aplikasikan untuk mengembangkan usaha saya ke depannya,” ujar Putri.
Bagi pelaku usaha, pengetahuan mengenai bahan baku dan teknik pengolahan menjadi salah satu modal penting untuk menjaga kualitas produk sekaligus menciptakan inovasi. Terlebih, industri pastry terus mengalami perkembangan dengan munculnya berbagai tren baru yang mendorong pelaku usaha untuk lebih adaptif dan kreatif.
General Manager The Alana Hotel Sentul City, Benny Irnaldy, mengatakan penyelenggaraan “Chocolate Essentials” menjadi bagian dari upaya hotel untuk menghadirkan fungsi yang lebih luas, tidak hanya sebagai tempat menginap maupun lokasi penyelenggaraan acara.
Menurutnya, hotel juga dapat berperan sebagai ruang untuk berbagi pengetahuan, mempertemukan berbagai komunitas dan profesional, serta membuka peluang lahirnya ide dan kolaborasi baru.
“Kami sangat senang dapat menjadi tuan rumah acara Chocolate Essentials. Bagi kami, hotel bukan hanya tempat untuk menginap atau menyelenggarakan acara, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan, membangun koneksi, dan melahirkan ide-ide baru. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap The Alana Hotel Sentul City dapat turut mendukung perkembangan industri kuliner dan pastry, khususnya dengan membuka kesempatan bagi para profesional maupun pelaku usaha untuk belajar langsung dari para ahli di bidangnya,” ujar Benny Irnaldy, General Manager The Alana Hotel Sentul City.
Kolaborasi bersama Embassy Tulip Chocolate juga memperkuat nilai edukatif dalam kegiatan tersebut. Pertemuan antara pengalaman industri perhotelan, keahlian pastry, serta pengetahuan mengenai cokelat memberikan perspektif yang lebih komprehensif kepada peserta.
Penyelenggaraan “Chocolate Essentials: Understanding & Mastering the Art of Chocolate” menjadi bentuk kolaborasi antara The Alana Hotel Sentul City dan Embassy Tulip Chocolate dalam memperluas wawasan serta mendorong kreativitas di bidang kuliner.
Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya ruang pembelajaran yang mempertemukan para profesional dengan pelaku usaha maupun penggemar pastry. Melalui interaksi secara langsung, pengetahuan tidak hanya diperoleh melalui materi, tetapi juga melalui demonstrasi, diskusi, praktik, dan pertukaran pengalaman.
Bagi industri kuliner, kegiatan semacam ini dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia sekaligus mendorong lahirnya inovasi produk. Sementara bagi pelaku usaha, pengetahuan dan keterampilan baru dapat menjadi bekal untuk mengembangkan produk yang lebih kompetitif serta memiliki nilai tambah.
Ke depan, The Alana Hotel Sentul City terus membuka peluang untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang tidak hanya memberikan pengalaman bagi tamu, tetapi juga memberikan manfaat bagi komunitas dan para profesional di berbagai bidang.
Melalui beragam program, event, serta kolaborasi yang dihadirkan, The Alana Hotel Sentul City berkomitmen untuk terus menjadi ruang yang mempertemukan edukasi, kreativitas, pengalaman, dan konektivitas. Kehadiran program seperti “Chocolate Essentials” diharapkan dapat memberikan inspirasi sekaligus mendorong semakin banyak inovasi di industri kuliner dan pastry.
)Berbagai event, program, serta promo menarik lainnya dari The Alana Hotel Sentul City akan terus dihadirkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para tamu, komunitas, maupun masyarakat. (*)
