Jabaran.id,- Jakarta, 3 Juli 2026 – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi digital nasional melalui peluncuran XLSMART Future Ready, sebuah program pengembangan talenta digital yang dirancang sebagai ekosistem pembelajaran terintegrasi. Program ini tidak hanya memberikan akses terhadap pelatihan dan sertifikasi, tetapi juga menghubungkan peserta dengan dunia industri melalui mentoring, program magang, hingga peluang kerja nyata.
Peluncuran Future Ready dilakukan bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia sebagai bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah dan sektor swasta dalam mempercepat lahirnya sumber daya manusia digital yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi dinamika industri masa depan.
Inisiatif tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) sekaligus wujud kontribusi XLSMART dalam mendukung agenda transformasi digital nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
Indonesia saat ini memasuki periode bonus demografi, di mana sekitar 68 persen penduduk berada pada usia produktif. Kondisi tersebut merupakan peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi apabila didukung oleh kualitas sumber daya manusia yang memadai.
Namun di sisi lain, perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat memunculkan tantangan baru. Dunia kerja kini semakin membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi digital, sementara masih terdapat kesenjangan antara kemampuan angkatan kerja dengan kebutuhan industri.
Berbagai studi menunjukkan bahwa sekitar 90 persen pekerjaan di masa depan akan membutuhkan keterampilan digital dasar. Pada saat yang sama, tiga dari sepuluh perusahaan di Indonesia masih mengalami kesulitan memperoleh talenta digital yang siap bekerja.
Permintaan terhadap kompetensi di bidang Artificial Intelligence (AI), data analytics, cloud computing, cybersecurity, digital engineering, hingga teknologi jaringan juga terus meningkat seiring percepatan digitalisasi di berbagai sektor industri.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa tantangan pengembangan sumber daya manusia tidak lagi sekadar memperluas akses pelatihan, tetapi juga memastikan bahwa peningkatan kompetensi benar-benar berujung pada kesempatan kerja yang relevan
Berbeda dengan sebagian besar program pengembangan kompetensi yang berfokus pada pelatihan atau sertifikasi semata, Future Ready mengusung konsep end-to-end talent development ecosystem yang menghubungkan seluruh perjalanan pengembangan peserta.
Melalui program ini, peserta akan memperoleh akses terhadap pembelajaran digital, pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi industri, pendampingan langsung dari para praktisi, pengalaman melalui program internship, hingga peluang rekrutmen melalui perusahaan-perusahaan mitra.
Pendekatan tersebut menjadikan Future Ready bukan sekadar program pelatihan, melainkan sebuah ekosistem kolaboratif yang menghubungkan proses learning to earning, sehingga investasi dalam pengembangan kompetensi benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas karier peserta.
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, Ph.D., mengatakan bahwa percepatan transformasi dunia kerja membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan.
Menurutnya, Future Ready merupakan contoh nyata bagaimana dunia industri dapat berperan aktif dalam memperkuat kesiapan tenaga kerja Indonesia menghadapi perubahan kebutuhan pasar kerja.
“Transformasi dunia kerja membutuhkan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan. Kami mengapresiasi komitmen XLSMART yang menghadirkan Future Ready sebagai program pengembangan talenta digital yang tidak hanya meningkatkan kompetensi peserta, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap dunia kerja melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri,” ujar Yassierli.
Ia menambahkan, pendekatan yang menghubungkan peningkatan kompetensi dengan kebutuhan nyata industri menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan nasional.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat melahirkan lebih banyak talenta digital Indonesia yang adaptif, kompetitif, dan siap berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.”
Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga oleh kesiapan manusia yang memanfaatkannya.
Menurutnya, investasi pada jaringan digital harus berjalan beriringan dengan investasi pada pengembangan sumber daya manusia.
“Di XLSMART, kami percaya bahwa transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas manusianya. Infrastruktur tanpa sumber daya manusia yang siap memanfaatkan teknologi tidak akan mampu menghasilkan transformasi digital yang sesungguhnya.”
Rajeev menilai Indonesia sebenarnya tidak kekurangan program pelatihan. Tantangan terbesar justru terletak pada bagaimana menghubungkan proses pembelajaran dengan kebutuhan riil dunia kerja.
“Yang dibutuhkan saat ini adalah program yang mampu menghubungkan pembelajaran dengan peluang kerja yang nyata. Itulah alasan kami menghadirkan Future Ready sebagai program CSR flagship terbaru XLSMART yang menjembatani perjalanan peserta dari learning to earning.”
Melalui Future Ready, XLSMART menargetkan sedikitnya 1.000 talenta muda Indonesia memperoleh kesempatan magang maupun pekerjaan melalui kolaborasi bersama berbagai mitra industri.
Pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah hampir seluruh lanskap industri. Hampir semua sektor kini membutuhkan tenaga kerja yang menguasai teknologi digital sebagai bagian dari proses bisnis sehari-hari.
Sayangnya, berbagai program peningkatan kapasitas yang telah berjalan selama ini umumnya berhenti pada tahap pelatihan dan sertifikasi tanpa menyediakan jalur yang jelas menuju dunia kerja.
Future Ready hadir untuk menutup kesenjangan tersebut melalui model pengembangan kompetensi yang dirancang berdasarkan kebutuhan industri. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan yang relevan, tetapi juga memiliki kesempatan membangun karier melalui ekosistem yang telah disiapkan.
Di sisi lain, perusahaan-perusahaan mitra juga memperoleh manfaat berupa akses terhadap talent pool yang telah melewati proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi sesuai kebutuhan industri sehingga proses rekrutmen menjadi lebih efektif.
Sebagai tahap awal implementasi, XLSMART menetapkan sejumlah target strategis melalui Future Ready, yaitu:
- Menjangkau 1 juta talenta muda Indonesia melalui aplikasi Sisternet dan platform Future Ready.
- Menghasilkan 10.000 sertifikat penyelesaian pelatihan.
- Membantu sedikitnya 1.000 peserta memperoleh kesempatan magang maupun pekerjaan melalui perusahaan-perusahaan mitra.
Program ini juga telah menggandeng sejumlah mitra strategis, antara lain ZTE dan Eka Tjipta Foundation, sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kolaboratif yang akan terus diperluas.
Ke depan, keberhasilan Future Ready tidak hanya diukur dari jumlah peserta maupun sertifikat yang diterbitkan, tetapi juga dari semakin banyaknya talenta muda yang berhasil memasuki dunia kerja dan memberikan kontribusi bagi industri digital nasional.
Peluncuran Future Ready turut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara XLSMART dan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Kesepakatan tersebut menjadi landasan kerja sama strategis dalam memperkuat pengembangan talenta digital nasional yang selaras dengan kebutuhan industri sekaligus memperluas kolaborasi lintas sektor.
Director & Chief People Officer XLSMART, Jeremiah Ratadhi, mengatakan seluruh tahapan Future Ready dirancang berdasarkan kebutuhan nyata dunia usaha yang terus berkembang.
“Future Ready dirancang berdasarkan kebutuhan nyata industri yang terus berkembang. Karena itu, setiap tahapan program disusun secara terintegrasi, mulai dari pembelajaran digital, pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi industri, mentoring bersama praktisi, hingga kesempatan internship dan akses rekrutmen melalui perusahaan-perusahaan mitra.”
Ia menambahkan, XLSMART akan terus memperluas kolaborasi dengan perusahaan, institusi pendidikan, penyedia teknologi, platform pembelajaran, komunitas, serta mitra rekrutmen agar semakin banyak masyarakat Indonesia memiliki kompetensi yang relevan dan memperoleh jalur karier yang lebih jelas.
“Kami ingin Future Ready menjadi jembatan yang mempertemukan talenta digital Indonesia dengan peluang kerja yang terus berkembang di berbagai sektor.”
Future Ready merupakan implementasi nilai perusahaan Customer at Heart, yang diwujudkan melalui berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi.
Sejalan dengan komitmen menjadi perusahaan telekomunikasi yang paling dicintai pelanggan, XLSMART tidak hanya memperkuat layanan konektivitas, tetapi juga berinvestasi dalam pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama transformasi digital nasional.
Di tengah perluasan jaringan berkualitas dan implementasi 5G Blanket Coverage di berbagai wilayah Indonesia, perusahaan meyakini bahwa pembangunan infrastruktur digital harus berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas masyarakat agar teknologi mampu memberikan manfaat yang optimal.
Melalui Future Ready, XLSMART menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pengembangan talenta digital Indonesia. Dengan menghubungkan proses pembelajaran, peningkatan kompetensi, pengalaman industri, dan akses terhadap peluang kerja dalam satu ekosistem kolaboratif, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi talenta digital yang lebih kompetitif, meningkatkan produktivitas nasional, memperkuat pertumbuhan ekonomi digital, serta menjadi salah satu fondasi penting menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045. (*)
