Jabaran.id – Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti halaman SDN Mekarjaya 5 pada hari terakhir pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (17/7/2026). Sekolah yang berlokasi di Jalan Serimpi Raya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, ini menggelar pentas demo ekstrakurikuler sebagai puncak acara perkenalan bagi 37 murid baru kelas I tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung dari 13 hingga 17 Juli 2026 ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan lingkungan, tetapi juga momentum bagi sekolah untuk menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi siswa di bidang non-akademik.
Berbagai penampilan dari enam ekskul unggulan disuguhkan di hadapan para siswa baru dan orang tua. Mulai dari aksi bela diri karate dan taekwondo yang memukau, gerakan dinamis mini soccer, ketangkasan anggota pramuka, hingga pertunjukan seni tari yang estetis.

Kepala SDN Mekarjaya 5, Sutirah, menyatakan bahwa pergelaran ini merupakan wujud nyata dari upaya sekolah dalam menyediakan wadah bagi siswa untuk mengeksplorasi dan mengasah bakat serta minat mereka di luar mata pelajaran akademik.
“Kami ingin menunjukkan kepada para siswa baru dan orang tua bahwa di SDN Mekarjaya 5, pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik. Pertunjukan ekskul ini adalah bagian dari komitmen kami untuk membentuk generasi yang berkarakter dan berprestasi di segala bidang,” ujar Sutirah.

Menurut Sutirah, kegiatan MPLS yang dirancang selama lima hari tersebut sarat dengan muatan pengenalan lingkungan sekolah, kebersamaan, hingga kegiatan bermain dan belajar yang menyenangkan. Pihak sekolah berharap, melalui rangkaian acara ini, para murid baru dapat lebih cepat beradaptasi dengan suasana belajar yang baru.
“Selain melihat pertunjukan ekskul, selama MPLS mereka juga diajarkan untuk berteman, berkolaborasi, serta menumbuhkan karakter disiplin dan mandiri. Ini adalah fondasi penting bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang bersama di lingkungan sekolah,” tambahnya.

Sutirah menekankan bahwa pementasan ekskul di hari terakhir juga menjadi ajang untuk memberikan gambaran nyata kepada murid-murid kelas I mengenai kegiatan ekstrakurikuler yang bisa mereka pilih nantinya. Keenam ekskul yang ditampilkan, yakni karate, tari, mini soccer, taekwondo, dan pramuka, siap menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan soft skill serta kesehatan fisik mereka.
“Kami ingin anak-anak tahu bahwa sekolah ini menyenangkan. Ada banyak kegiatan positif yang bisa mereka ikuti selain belajar di dalam kelas. Ini adalah bagian dari proses kami untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dan berkarakter,” jelas Sutirah. (*)

