HomePendidikanK3S Sukmajaya Perkuat Kemitraan Sekolah dan Masyarakat Melalui Peran Komite Sekolah

K3S Sukmajaya Perkuat Kemitraan Sekolah dan Masyarakat Melalui Peran Komite Sekolah

Jabaran.id — Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, menggelar sosialisasi mengenai peran dan fungsi Komite Sekolah yang diikuti oleh para kepala sekolah dan perwakilan Komite Sekolah SDN se-Kecamatan Sukmajaya.

Kegiatan ini adalah bagian dari upaya memperkuat sinergi antara satuan pendidikan, Komite Sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.

K3S Sukmajaya dan komite sekolah 1

Dalam kegiatan tersebut, K3S Sukmajaya menghadirkan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Depok, Raden Muhammad Zakky Fauzan, serta Kepala Seksi Kelembagaan SD Kota Depok, Gunawan sebagai narasumber.

- Advertisement -

Ketua K3S SDN Kecamatan Sukmajaya, Arif Suryadi menjelaskan, sosialisasi secara khusus membahas kedudukan, tugas, fungsi, serta kewenangan Komite Sekolah agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai batasan dan tanggung jawab masing-masing. Pembahasan mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.

Pemahaman yang baik terhadap tugas pokok dan fungsi Komite Sekolah menjadi penting agar kemitraan antara sekolah dan masyarakat berjalan secara sehat, transparan, partisipatif, serta tetap berada dalam koridor peraturan yang berlaku.

“Komite Sekolah merupakan mitra strategis satuan pendidikan. Karena itu, diperlukan pemahaman yang sama mengenai tugas, fungsi, peran, dan batas kewenangannya agar kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat benar-benar memberikan dampak positif terhadap mutu pendidikan,” ujar Arif.

Sementara itu, materi yang disampaikan para narasumber memberikan ruang bagi peserta untuk memahami regulasi secara lebih komprehensif, sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang kerap muncul dalam pelaksanaan kemitraan sekolah dengan masyarakat.

Sesi akhir kegiatan diisi dengan dialog dan tanya jawab. Para pengurus Komite Sekolah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai pertanyaan, pengalaman, serta persoalan yang dihadapi di lingkungan satuan pendidikan masing-masing.

Diskusi berlangsung interaktif dan menjadi bagian penting dalam kegiatan karena memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh penjelasan langsung dari pejabat yang berkompeten mengenai implementasi peran Komite Sekolah di lapangan.

“Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pemahaman regulasi semata, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui penguatan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara kepala sekolah, Komite Sekolah, orang tua, serta masyarakat,” tutur Arif. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here