Jabaran.id – SMPN 26 Depok menggelar kegiatan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) yang diperuntukkan bagi siswa kelas VII, VIII, dan IX yang aktif dalam ekstrakurikuler Pramuka. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, tepatnya dari Jumat hingga Sabtu, 18 hingga 19 September 2026, dengan lokasi perkemahan di area lingkungan sekolah.
Ketua Panitia Perjusa, Nursyamzana, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyeluruh bagi para anggota Pramuka. Berbagai aktivitas disusun secara sistematis agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan kepramukaan, tetapi juga mengasah keterampilan sosial dan kepemimpinan mereka.

“Kegiatannya antara lain ada dinamika regu, kepramukaan, pengujian tri satya, pentas malam, out bond, dan beberapa kegiatan lainnya,” ujar Nursyamzana.
Nursyamzana memaparkan bahwa dinamika regu menjadi salah satu agenda utama yang bertujuan memperkuat kerja sama antaranggota. Melalui kegiatan ini, para peserta dilatih untuk berinteraksi, berbagi peran, dan menyelesaikan tugas secara bersama-sama. Sementara itu, materi kepramukaan diberikan untuk memperdalam pemahaman mereka terhadap dasar-dasar kepramukaan yang selama ini telah dipelajari di ruang lingkup ekstrakurikuler.
Selain itu, pengujian Tri Satya menjadi momen penting bagi para anggota untuk menunjukkan komitmen mereka terhadap janji dan kode kehormatan Pramuka. Menurut Nursyamzana, pengujian ini bukan sekadar formalitas, melainkan sarana untuk menanamkan nilai-nilai kesetiaan, tanggung jawab, dan pengabdian kepada Tuhan, bangsa, dan sesama.

“Pentas malam dan out bond juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dirancang untuk menumbuhkan keberanian, kreativitas, serta kekompakan para peserta,” tambahnya.
Nursyamzana menuturkan bahwa tujuan penyelenggaraan Perjusa ini mencakup beberapa aspek penting. Pertama, memberikan bekal kepada para anggota mengenai pengetahuan Bela Negara. Kedua, membantu para anggota dalam menumbuhkan jiwa yang berkarakter positif. Ketiga, memberikan pendidikan mental dan spiritual kepada para anggota. Keempat, menjalin tali silaturahmi dan persaudaraan sesama anggota Pramuka.
Sementara itu, Kepala SMPN 26 Depok, Ahmad Sujai, menegaskan bahwa pendidikan kepramukaan merupakan salah satu kegiatan yang strategis untuk membekali peserta didik agar menjadi pribadi yang disiplin, terampil, dan berpengetahuan. Ia menjelaskan bahwa dalam kepramukaan terdapat jenjang pendidikan yang harus ditempuh oleh setiap anggota, khususnya pada golongan penggalang.
“Dalam kegiatan kepramukaan ada pendidikan yang dilakukan dan dalam pendidikan tersebut ada tingkatannya, dalam anggota golongan penggalang ada tiga tingkatan yang akan ditempuh yaitu Penggalang Ramu, Penggalang Rakit dan Penggalang Terap,” jelas Ahmad Sujai.

Ahmad Sujai menambahkan bahwa kepramukaan merupakan salah satu alat yang efektif untuk membina kaum muda dalam pembentukan karakter. Menurutnya, di dalam kegiatan kepramukaan terdapat banyak hal positif yang dapat dilakukan oleh para siswa, mulai dari kedisiplinan, kemandirian, hingga kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
“Kepramukaan salah satu alat untuk membina kaum muda dalam pembentukan karakter, di dalam kegiatan kepramukaan banyak hal-hal positif yang bisa kita lakukan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ahmad Sujai mengungkapkan bahwa saat ini kepramukaan telah menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang diwajibkan oleh pemerintah pada tingkat satuan pendidikan. Hal ini berarti setiap sekolah memiliki kewajiban untuk menyelenggarakan kegiatan kepramukaan, dan seluruh siswa diharapkan mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari proses pendidikan karakter.
“Pada saat ini kepramukaan menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang diwajibkan oleh pemerintah pada tingkat satuan pendidikan, dimana pada kepramukaan dijadikan salah satu kegiatan wajib yang harus dilakukan oleh sekolah dan semua siswa harus mengikuti kegiatan kepramukaan tersebut,” terang Ahmad Sujai.
Berangkat dari kebijakan tersebut, Ahmad Sujai menyampaikan bahwa pihaknya bermaksud melaksanakan kegiatan pembinaan karakter yang dikemas dalam sebuah perkemahan Jumat-Sabtu. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai positif yang telah ditanamkan melalui pendidikan kepramukaan di sekolah.
“Dari hal tersebut maka kami bermaksud akan melakukan kegiatan pembinaan karakter dalam sebuah kegiatan yang dikemas dalam sebuah kegiatan perkemahan yang disebut dengan perkemahan Jum’at Sabtu (PERJUSA). Semoga dengan kegiatan ini dapat membina para siswa menjadi lebih berkarakter sesuai dengan tujuan dari pendidikan,” jelasnya.
Melalui penyelenggaraan Perjusa ini, SMPN 26 Depok berharap dapat terus mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, serta semangat bela negara yang tinggi.
“Kegiatan kepramukaan di lingkungan sekolah diharapkan menjadi fondasi penting dalam membentuk pribadi siswa yang tangguh dan berakhlak mulia,” pungkas Ahmad Sujai. (*)

