Jabaran.id – Menindaklanjuti himbauan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Depok serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok, Muhammadiyah Sawangan menyelenggarakan sholat Istisqa atau sholat memohon hujan. Kegiatan ini menjadi salah satu program Muhammadiyah Sawangan yang dilaksanakan secara serentak dan melibatkan berbagai lapisan masyarakat.
Penanggung jawab kegiatan sholat, Khaerudin, menjelaskan bahwa penyelenggaraan sholat Istisqa ini merupakan bentuk respons cepat terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat ikatan sosial dan kepedulian bersama terhadap lingkungan.

“Kegiatannya menindaklanjuti himbauan PDM Muhammadiyah kota Depok juga MUI Kota Depok, sekaligus juga program Muhammadiyah Sawangan menyelenggarakan sholat istisqa,” ujar Khaerudin.
Khaerudin memaparkan bahwa sholat Istisqa kali ini digelar di halaman Pondok Pesantren Bening Hati. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai representatif untuk menampung jamaah dalam jumlah besar. Kegiatan ini diprakarsai oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sawangan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sawangan Utara, serta para kepala sekolah dari lingkungan Muhammadiyah Sawangan.
“Untuk di halaman pondok pesantren Bening Hati, diprakarsai oleh PCM Sawangan, PRM Sawangan Utara dan kepala SD Muhammadiyah Sawangan, kepala SMP Muhammadiyah 19, dan kepala SMA Muhammadiyah,” jelas Khaerudin.
Dalam pelaksanaannya, sholat Istisqa ini dipimpin oleh Ust Hymyar Rezka A, S.Pd., yang bertindak sebagai imam. Sementara itu, KH Tazmaludin El Dad didapuk sebagai khotib.
“Bertindak sebagai Imam adalah Ust Hymyar Rezka A, S.Pd, dan Khotib KH Tazmaludin El Dad,” terangnya.

Khaerudin menambahkan lebih dari seribu jamaah hadir memenuhi halaman Pondok Pesantren Bening Hati. Jamaah tersebut terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari siswa, guru, pimpinan Muhammadiyah, hingga masyarakat umum yang ingin ikut serta memanjatkan doa memohon hujan.
“Jama’ah lebih 1000 jama’ah,” ungkap Khaerudin.
Khaerudin merinci bahwa jamaah yang hadir meliputi seluruh murid SD Muhammadiyah Sawangan, SMP Muhammadiyah 19, dan SMA Muhammadiyah Sawangan. Tidak hanya itu, seluruh dewan guru dari ketiga sekolah tersebut juga turut hadir. Selain itu, para pimpinan Muhammadiyah dari berbagai tingkatan serta masyarakat umum di sekitar lokasi juga memadati area kegiatan.
“Jama’ahnya terdiri dari seluruh murid SD Muhammadiyah Sawangan, SMP Muhammadiyah 19 dan SMA Muhammadiyah Sawangan, seluruh dewan Guru, para pimpinan Muhammadiyah dan masyarakat umum,” pungkas Khaerudin.
Sholat Istisqa sendiri merupakan sholat sunnah yang dilakukan secara berjamaah untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan ketika suatu daerah mengalami kekeringan panjang.
Melalui penyelenggaraan sholat Istisqa ini, Muhammadiyah Sawangan bersama seluruh elemen yang terlibat berharap agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa berkah bagi seluruh makhluk. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga Muhammadiyah dan masyarakat sekitar, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan alam dan lingkungan. (*)

