Jabaran.id – Abdurohman guru PAI dari SMPN 15 Depok terpilih kembali sebagai Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang SMP tingkat Kota Depok periode 2025-2028 secara aklamasi.
Pimpinan Sidang Pemilihan Ketua MGMP PAI SMP Kota Depok, Hamzah menyampaikan mekanisme pemilihan. Pemilihan ketua dan pembentukan pengurus MGMP PAI jenjang SMP tingkat Kota Depok periode 2025-2028. Namun untuk kepengurusan akan dibentuk setelah selama tiga pekan setelah terpilihnya Ketua.

“Awalnya terdapat tiga nama calon, yakni Marzuki (SMPN 18 Depok) namun tidak hadir dan dianggap gugur, Sobar (SMPN 24 Depok) mengundurkan diri dari pemilihan, dan Abdurohman (SMPN 15 Depok). Dengan situasi ini, jalannya pemilihan menjadi jelas. Dengan begitu, secara aklamasi Ketua MGMP PAI tingkat Kota Depok periode 2025-2028 adalah Abdurohman,” tutur Hamzah.
Abdurohman, yang terpilih secara aklamasi, langsung menyampaikan harapan dan rencana awalnya untuk membangun sinergi di antara seluruh anggota. Salah satu program konkret yang segera akan diwujudkan adalah pembentukan tim ahli penyusunan soal
“Abdurohman menginginkan adanya dukungan dari seluruh guru PAI di Kota Depok,” ujarnya.
Lebih jauh, Ketua terpilih ini memaparkan visi besarnya mengenai peran sentral MGMP sebagai wadah peningkatan kapasitas guru. Dengan mengikuti MGMP, maka silaturahmi dan meningkatkan kompetensi guru dengan wadah MGMP. Ia menekankan bahwa peningkatan kompetensi ini tidak selalu bergantung pada institusi sekolah.
“Tidak selalu sekolah mengadakan pelatihan. Bisa dengan pemateri dari anggota MGMP sendiri ataupun dari pihak luar yang ahli dalam bidangnya,“ katanya.
Abdurohman juga menitikberatkan pada relevansi praktis pembelajaran agama dalam kehidupan sehari-hari siswa. Pembelajaran agama tidak hanya sekedar pembelajaran saja, tetapi digunakan dalam kehidupan keseharian, seperti pembelajaran salat. Pendekatan aplikatif ini diharapkan dapat memperkuat karakter siswa.
Di akhir pernyataannya, Abdurohman menegaskan semangat kolaborasi yang ingin dibangun selama masa kepemimpinannya. Karena sesama anggota MGMP tentunya baiknya maju bersama saling berbagi pengetahuan dan keterampilan wawasan demi kemajuan dunia pendidikan, dan generasi bangsa.
“Pernyataan ini mengukuhkan komitmennya untuk memajukan pendidikan agama Islam di Kota Depok melalui gotong royong dan berbagi ilmu antar sesama guru,” terangnya. (*)
