Jabaran.id – Kota Bogor : Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Bogor (BPPD) menyelenggarakan Seminar Internasional Pariwisata bertema “Bogor Road to 2026: Sinergi, Kolaborasi, dan Inovasi Promosi Tourism” sebagai upaya strategis dalam memperkuat promosi dan daya saing pariwisata Kota Bogor di tingkat nasional dan internasional.
Kegiatan ini menghadirkan para narasumber dari kalangan akademisi, praktisi pariwisata, pelaku industri, serta pemangku kepentingan pariwisata dari dalam dan luar negeri. Seminar menjadi forum diskusi strategis untuk membahas penguatan promosi pariwisata melalui kolaborasi lintas sektor, pemanfaatan inovasi digital, serta pengembangan destinasi pariwisata yang berkelanjutan dan adaptif terhadap tren global.
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Bogor Jamalludin mengatakan, seminar internasional ini merupakan bagian dari peta jalan promosi pariwisata Kota Bogor menuju tahun 2026. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, media, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang kuat dan berdaya saing.
“Sebagai rangkaian kegiatan, BPPD Kota Bogor juga menyelenggarakan 2nd Bogor Tourism Promotion Award in Collaboration with BPPD Kota Bogor. Penghargaan ini diberikan kepada pelaku industri pariwisata, komunitas, media, serta individu yang dinilai konsisten dan inovatif dalam mempromosikan potensi pariwisata Kota Bogor dan yang telah berkolaborasi dengan BPPD kota Bogor”, kata Jamal, usai acara Seminar pada Sabtu 27 Desember 2015.
Acara yang berlangsung di Gedung DPRD kota Bogor ini sebagai ajang apresiasi yang diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas promosi serta memperkuat citra Kota Bogor sebagai destinasi unggulan.
Melalui penyelenggaraan Seminar Internasional Pariwisata dan Bogor Tourism Promotion Award, Badan Promosi Pariwisata Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan strategi promosi yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam rangka menyongsong Bogor sebagai destinasi pariwisata yang semakin dikenal di kancah global pada tahun 2026, pungkasnya.
