Jabaran.id, Depok – Menjelang Idul Adha 1446 Hijriah, CV Puput Bersaudara menyediakan hewan kurban berkualitas. Kali ini, CV Puput Bersaudara juga menggandeng pendakwah Ustad Derry Sulaiman dalam sebuah kolaborasi amal yang mengusung semangat kemudahan berkurban.
Berlokasi di kawasan Jalan Caringin, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, CV Puput Bersaudara ini telah beroperasi lebih dari 20 tahun. Tentunya banyak pengalaman sehingga semua sistem pengelolaan hewan ternak termasuk untuk momentum kurban.

Direktur CV Puput Bersaudara, Didik Priyanto mengatakan, pihaknya tidak sekadar menjadi lapak penjual sapi, tapi merupakan peternakan sapi langsung (farm) dengan sistem pemeliharaan dan penggemukan profesional.
“Kami potong 50 ekor sapi setiap hari. Di luar musim kurban pun kami aktif sebagai penggemukan sapi pedaging. Sapi yang dibeli kami fattening dulu di lahan kami di Jabon dan kenaikan berat hewan kurban ini tidak kami kenakan biaya tambahan,” ujar Didik, Kamis (8/5/2025).
Didik menuturkan, kualitas daging dan kesehatan sapi di CV Puput Bersaudara ini dijaga ketat oleh tim dokter hewan internal.
“Setiap sapi mendapat vaksinasi rutin dan diawasi dari proses pemeliharaan hingga pemotongan,” jelas Didik.
Soal harga, Didik memastikan pihaknya menawarkan yang paling masuk akal di pasaran, terutama untuk kelas sapi besar.
“Silakan bandingkan. Untuk ukuran sapi 600 kg misalnya, harga kami jauh lebih murah dari tempat lain, tapi kualitas kami jamin. Kami ingin orang berkurban tanpa dibebani harga tinggi,” tegas Didik.
Yang menarik tahun ini, CV Puput Bersaudara yang telah beroperasi lebih dari 20 tahun menggandeng pendakwah nasional Ustad Derry Sulaiman dalam sebuah kolaborasi amal yang mengusung semangat kemudahan berkurban dengan tagline Dunia Sementara, Akhirat Selamanya (DSAS).
Menurut Ustad Derry Sulaiman, terlalu ada saja pihak yang menjadikan kurban sebagai lahan keuntungan berlebih, padahal ibadah ini seharusnya dijalani dengan niat suci dan harga yang wajar.
“Selama ini banyak orang jadi susah kurban karena ada saja yang diduga memainkan harga. Saya bandingkan dengan tempat lain, ternyata di sini jauh lebih murah. Ini amal, bukan dagang biasa,” tandas Ustad Derry.(*)
