HomePendidikanFun Cooking di SDN Sukatani 4, Eksplorasi Kreativitas dan Kemandirian Siswa

Fun Cooking di SDN Sukatani 4, Eksplorasi Kreativitas dan Kemandirian Siswa

Jabaran.id – Gerakan Pramuka Gugus Depan SDN Sukatani 4 baru saja menggelar sebuah inisiatif edukatif yang memadukan kedisiplinan kepanduan dengan keterampilan praktis rumah tangga melalui kegiatan bertajuk Fun Cooking. Agenda ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang memasak bersama, melainkan sebagai media penguatan karakter dan kemandirian siswa sejak dini di SDN yang berlokasi di Jalan Jeruk Raya, Perumahan Sukatani Permai, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Pembina Pramuka Putri SDN Sukatani 4, Cicih Kurnia, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari kurikulum kepramukaan yang bertujuan untuk memperkenalkan siswa pada dunia kuliner secara bertahap sesuai dengan tingkatan usia mereka.

Fun Cooking SDN Sukatani 4 a

Dalam implementasinya, setiap jenjang kelas diberikan tanggung jawab yang berbeda dalam mengolah menu masakan. Siswa kelas III mendapatkan tugas untuk menata puding dan menyajikan minuman, sementara siswa kelas IV difokuskan pada pembuatan tempe goreng tepung.

- Advertisement -

“Untuk jenjang yang lebih tinggi, siswa kelas V ditantang mengolah nasi goreng, dan siswa kelas VI bertanggung jawab penuh dalam meracik sayur sop,” jelasnya.

Cicih Kurnia memaparkan bahwa terdapat perbedaan perlakuan teknis dalam proses persiapan bahan sebagai bentuk adaptasi kemampuan siswa. Ia menyebutkan bahwa khusus untuk siswa kelas III, pendampingan dari orang tua masih diberikan dalam hal penyiapan bahan-bahan dasar. Namun, bagi siswa kelas IV, V, dan VI, kemandirian mutlak menjadi poin utama.

“Para siswa di kelas IV, V, dan VI diwajibkan untuk menyiapkan, memotong, hingga mengolah seluruh bahan masakan secara mandiri tanpa campur tangan orang dewasa, guna memastikan mereka memahami proses dari hulu ke hilir,” ucapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala SDN Sukatani 4, Eri Widiyanti, menegaskan bahwa esensi utama dari Fun Cooking ini adalah untuk mengasah life skill atau keterampilan hidup yang akan sangat berguna bagi masa depan siswa. Menurutnya, memasak adalah salah satu kecakapan dasar yang mampu membangun kepercayaan diri anak.

“Selain untuk mencari juara sebagai bentuk apresiasi, kegiatan ini adalah wadah kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang keterampilan motorik dan kognitif siswa,” katanya.

Lebih lanjut, Eri Widiyanti memberikan penjelasan komprehensif mengenai dampak positif kegiatan ini terhadap kecerdasan sosial siswa. Melalui aktivitas memasak di lingkungan sekolah, para siswa dilatih untuk bekerja dalam tim yang solid, di mana komunikasi yang efektif menjadi kunci utama. Mereka belajar bagaimana membagi tugas secara adil, mulai dari memotong sayuran, mengatur suhu api, hingga menyajikan hidangan dengan estetika yang baik demi mencapai satu tujuan kolektif.

“Proses ini secara tidak langsung menanamkan nilai-nilai demokrasi dan tanggung jawab dalam sebuah kelompok kecil,” ucap Eri.

Eri menjelaskan, dari sisi edukasi praktis, kegiatan ini juga memberikan fakta-fakta bermanfaat bagi siswa mengenai pentingnya pemahaman nutrisi dan higienitas makanan. Dengan mengolah sayur sop dan nasi goreng sendiri, siswa diperkenalkan pada fakta bahwa penggunaan bahan-bahan segar tanpa penyedap rasa berlebih jauh lebih sehat bagi pertumbuhan mereka.

“Selain itu, praktik menggunakan peralatan dapur secara benar di bawah pengawasan guru membantu siswa memahami prosedur keselamatan kerja dan sanitasi, sehingga mereka tidak hanya mahir memasak, tetapi juga disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan dapur,” terang Eri.

Kecakapan yang terbentuk melalui interaksi selama Fun Cooking ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara kecerdasan akademik di kelas dengan ketangkasan praktis di lapangan.

“Dengan penguatan pada aspek kerja sama dan kemandirian, SDN Sukatani 4 berupaya mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dan terampil dalam menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari melalui nilai-nilai kepramukaan yang nyata,” tuturnya. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here