HomePendidikanIni Respon Kemendikdasmen Setelah Prabowo Instruksikan Bahasa Perancis Wajib di Sekolah

Ini Respon Kemendikdasmen Setelah Prabowo Instruksikan Bahasa Perancis Wajib di Sekolah

Jabaran.id – Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan langkah lanjutan atas instruksi Presiden Prabowo Subianto mengenai pembelajaran bahasa Perancis di sekolah-sekolah. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, menyampaikan bahwa pihaknya akan mempelajari dan menindaklanjuti arahan kepala negara tersebut.

Atip Latipulhayat mengungkapkan hal itu dalam pernyataan singkatnya. “Kami akan pelajari dan menindaklanjuti arahan Bapak Presiden,” ujar Atip. Namun, Wamendikdasmen tersebut tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai rincian arahan yang dimaksud.

Instruksi mengenai wajib belajar bahasa Perancis ini pertama kali disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto seusai bertemu dengan Presiden Perancis Emmanuel Macron di Paris, Perancis, pada Kamis (28/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, Prabowo mengaku telah memerintahkan agar sekolah-sekolah di Indonesia mulai meningkatkan pembelajaran bahasa Perancis.

“Sekarang, saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar Bahasa Perancis, melihat perkembangan dunia ke depan.”

- Advertisement -

Prabowo menambahkan bahwa langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Perancis di masa yang akan datang.

Ini bukan kali pertama Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pengajaran bahasa asing di sekolah-sekolah Indonesia. Sebelumnya, pada 23 Oktober 2025, saat menjamu Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva di Jakarta, Prabowo telah lebih dulu memerintahkan agar bahasa Portugis dijadikan mata pelajaran di sekolah.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo menyebutkan bahwa Indonesia dan Brasil ingin mempunyai hubungan yang lebih baik, sehingga ia memprioritaskan bahasa Portugis.

“Sebagai bukti bahwa kami memandang Brasil sangat penting, saya telah memutuskan bahwa bahasa Portugis akan menjadi salah satu prioritas bahasa disiplin pendidikan Indonesia.”

Menurut Prabowo, bahasa Portugis kini memiliki prioritas yang sama dengan bahasa-bahasa asing lain yang sudah lebih dahulu diajarkan di sekolah. Ia merinci:
“Selain bahasa Inggris, bahasa Arab, bahasa Mandarin, bahasa Jepang, bahasa Korea, Perancis, Jerman, dan Rusia, bahasa Portugis menjadi bahasa prioritas bagi kita, Portugis dan Spanyol.”

Menindaklanjuti instruksi bahasa Portugis pada Oktober 2025, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu. Dalam pernyataannya di Jakarta pada 28 Oktober 2025, Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa bahasa Portugis belum dibahas di kementerian.

“Bahasa Portugis itu belum kami bahas di kementerian. Kami akan mengkaji bagaimana penerapan dari arahan Bapak Presiden secara komprehensif dan tentu saja nanti kalau sudah ada hasilnya kami sampaikan.” (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here