HomeEntertaimentKisah Syamsudin, Pelukis Asal Tegal yang Karyanya Memikat Hati Para Artis

Kisah Syamsudin, Pelukis Asal Tegal yang Karyanya Memikat Hati Para Artis

Jabaran.id- Satu dekade lalu, Syamsudin hampir melepas kuas dan kanvasnya. Di sebuah sudut kota Tegal, seniman muda ini merasa jalannya buntu karena tak kunjung ada orang yang melirik lukisannya. Belajar secara otodidak tanpa bimbingan rutin membuatnya sempat berada di titik terendah dan ingin menyerah.

“Awalnya saya cukup lama belajar sendiri, sampai hampir putus asa karena masih jarang orang yang mengenal karya saya,” ujar Syamsudin mengenang masa-masa sulitnya.

Titik balik hidupnya datang dari wejangan seorang pelukis senior setempat bernama Mashuri. Kalimat sederhana dari sang senior menancap kuat di hatinya, mengubah keraguan menjadi bahan bakar semangat yang tak pernah padam.

Pelukis asal Tegal, Syamsudin saat menyerahkan lukisan ke Marshanda. Foto : dok. Pribadi

“Pak Mashuri menasehati saya bahwa bakat melukis adalah karunia dari Allah dan salah satu bekal hidup dari-Nya yang harus disyukuri. Perkataan itu yang membuat saya menghabiskan banyak waktu untuk mengasah keterampilan melukis saya,” tuturnya.

- Advertisement -

Fokus menajamkan tekniknya, Syamsudin jatuhnya pilihan pada aliran realis. Bagi seniman Tegal ini, melukis sesuatu agar terlihat hidup dan presisi memiliki daya tarik yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

“Aliran lukisan yang saya sukai adalah aliran realis, karena bagi saya ada tantangan tersendiri,” ungkapnya.

Perlahan tapi pasti, pesanan mulai berdatangan dari berbagai kalangan. Tak hanya menerima permintaan melukis foto keluarga atau menghias dinding sekolah, garis tangan membawanya ke lingkungan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya: dunia perfilman. Pintu menuju kalangan selebritas terbuka saat ia terlibat dalam sebuah proses syuting film yang dibintangi aktor ternama Denny Sumargo dan Donny Alamsyah.

“Karena hampir setiap syuting bertemu beliau berdua, akhirnya saya punya ide untuk memberikan kenang-kenangan. Saya melukis Denny Sumargo dan Donny Alamsyah. Donny Alamsyah menyukainya, begitupun Denny Sumargo, sampai video waktu saya ngasih lukisan ke Denny Sumargo dijadikan story di akun Instagram-nya,” kata Syamsudin penuh bangga.

Momen tersebut menjadi batu loncatan. Karya-karya realisnya kemudian meluncur ke tangan deretan publik figur papan atas lainnya seperti Ahmad Dhani, Marshanda, hingga aktor laga internasional Iko Uwais. Pengalaman menyerahkan karya untuk Iko Uwais menjadi kenangan yang paling membekas dalam ingatan Syamsudin. Saat mendapat undangan acara Iko Uwais di Jakarta, ia yang kala itu berada di Tegal hanya memiliki waktu empat hari untuk menyelesaikan lukisan.

“Lalu saya ngelembur dan ngebut untuk melukis Bang Iko Uwais, dan Alhamdulillah saya merasa hasilnya maksimal. Pas di acara, ketika saya hendak memberikan lukisan, saya sangat terharu karena Bang Iko Uwais rela meluangkan waktunya keluar dari ruangan padahal sedang diwawancara oleh banyak wartawan. Beliau keluar ruangan, melewati rombongan orang yang mengerumuninya, dan menemui saya karena melihat saya membawa lukisannya. Padahal beliau aktor yang sudah sukses nyampe Hollywood, tapi ramah orangnya,” kenangnya.

Kini, setiap kali berhasil memodelkan goresan kuas menjadi rezeki, ada kepuasan batin tersendiri yang tak ternilai harganya. Penghasilan dari seni lukis dinding dan kanvas menjadi bukti nyata atas perjuangannya membungkam keraguan orang-orang di masa lalu.

“Yang paling berkesan adalah ketika saya membeli sesuatu dari hasil bekerja saya sebagai pelukis, karena dulu memang banyak yang meremehkan saya ketika saya mencoba melukis,” tutupnya.

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here