HomeEkbisKUR BRI Bantu Depot Mirah Bulungan, Berawal dari Gerobak hingga Berjualan di...

KUR BRI Bantu Depot Mirah Bulungan, Berawal dari Gerobak hingga Berjualan di Kios, Miliki 10 Karyawan

Jabaran.id, Jakarta – Berjualan nasi dengan aneka lauk selama 20 tahun sudah dijalani oleh Almirah (52) asal Malang. Kiprahnya didunia masak memasak rasanya sudah tidak diragukan lagi. Usaha bernama Depok Mirah Bulungan kian diminati karena rasanya yang seperti masakan rumahan, harganya pas di kantong dan juga lokasinya strategis didepan Blom M Plaza.

Sebelum memutuskan membuka usahanya sendiri, ia awalnya datang ke Jakarta ikut suami bekerja di Gelanggang Olah Raga (GOR) Bulungan. Namun seiring berjalannya waktu suaminya pun berganti pekerjaan ke tempat makan ayam bakar ternama di wilayah dekat tempat usahanya yang sekarang. Dari pengalaman terakhirnya di rumah makan tadilah, ia bersama suami memberanikan diri membuka usaha masakan dengan berbagai menu dimana salah satunya pecel ayam dan lele.

Dan menariknya lagi, Depot Mirah Bulungan ini semakin meroket penjualannya ditempat yang sekarang berkat pinjaman dari BRI. Kredit Usaha Rakyat (KUR) milik BRI memudahkan Almirah dalam mendapatkan dana segar untuk tambahan modal ia berjualan.

“Alhamdulillah saya diberi jalan oleh BRI untuk mengembangkan usaha saya yang sekarang ini, prosesnya mudah, syaratnya pun tidak memberatkan,” ujar Pemilik Depot Mirah Bulungan, Almirah.

- Advertisement -

Almirah menjelaskan, ia sudah pinjam KUR BRI sebanyak 4x dimana awalnya ia berjualan di gerobak, lalu pindah ke trotoar hingga ke kios yang mumpuni. Depot Mirah Bulungan buka dari jam 11 siang hingga 12 malam. Jam operasional yang panjang ini tentunya dibantu oleh 10 karyawan. Kondisi seperti ini jelas meningkat setelah mendapat pinjaman KUR dari BRI yang mana sebelumnya ia hanya mampu mempekerjakan sebanyak 6 orang saja.

“Setelah dapat tambahan pinjaman, sekarang saya bisa bantu buka lapangan pekerjaan lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Depot Mirah Bulungan hadir sejak siang hari dimana pada jam tersebut ramai di padati pengunjung untuk makan siang. Aneka menu masakan ramesan siap memanjakan lidah. Beragam lauk rumahan, sayur tersedia di siang hari. Namun juga tetap menyediakan menu pecel ayam dan lele. Harganya punya terjangkau, mulai Rp15 ribuan. Bahkan untuk kalangan pelajar bisa juga disediakan menu hemat Rp10 ribuan saja.

“Kan jam bukanya panjang, kalau siang lebih ke menu sayur dan lauk rumahan, kalau malam laris yang pecel ayamnya,” terangnya.

Dalam sehari, Depot Murah Bulungan mampu menghabiskan hingga 70 ekor ayam. Untuk menu masakan, Almirah memasaknya di rumah yang ada di Blok A. Di kios, suaminya yang memasak nasi, jadi untuk menu masakan ini sehabisnya saja dan tidak ada lagi jika habis. Namun untuk menu pecel ayam dan lele tersedia hingga malam hari.

“Di kios semua masakan sudah matang, jadi hanya sampai siang, kalau sore ke malam stok ayam dan lele tinggal goreng, itu ready stock,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan bahwa BRI menjadi penyalur terbesar KUR di Indonesia secara konsisten. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, BRI menyalurkan KUR senilai Rp47,09 triliun kepada sekitar 947.000 nasabah.

Hery mengaku total penyaluran itu merupakan pendorong produktivitas hingga peningkatan kapasitas UMKM.

“Penyaluran tersebut tidak hanya mencerminkan skala dan jangkauan layanan BRI yang luas, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan usaha produktif, meningkatkan kapasitas UMKM, hingga menciptakan lapangan kerja,” tutup Hery.(*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here